Sukses

Batuk Berulang Pada Anak
29 May 2016, 12:19 WIB
Wanita, 3 tahun.
Dok, anak saya 2 bulan ini, sering bgt batuk pilek, uda ke dokter jga..diksih obat, stlah dikasih obat, batuknya smbuh tp sminggu smpe 2 minggu kmdian batuknya berulang lagi..itu knapa ya dok..makasih sblumnya
dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Batuk merupakan fenomena yang normal karena batuk adalah salah satu mekanisme pertahanan pernapasan yang dapat mencegah aspirasi makanan padat, cair, dan berbagai benda asing lain (aspirasi = terhirup ke paru-paru). Batuk sendiri merupakan mekanisme untuk mengeluarkan lendir berlebih yang diproduksi oleh saluran pernapasan terutama apabila saluran pernapasan sedang meradang. 

Batuk yang diderita oleh anak anda disebut dengan Batuk Kronik Berulang (BKB). BKB dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah infeksi virus (bronkiolitis), TBC, atau asma. Masing masing penyebab memiliki karakteristik masing-masing. Anak pada usia 2 bulan memang belum secara sempurna dapat mengeluarkan dahaknya karena itulah maka umumnya mereka akan muntah untuk mengeluarkan dahaknya.

Manifestasi asma pada anak terkadang bukan sesak dan mengi (bunyi 'ngik-ngik' ketika bernapas) namun berupa BKB tanpa mengi. Berdasarkan keterangan yang ibu berikan, batuk anak ibu kambuh terutama pada malam hari (lewat jam 12 malam) dan pilek terutama terjadi pada pagi dan sore hari. Dengan keterangan ini, yang kita pikirkan adalah batuk dan pilek tersebut kambuh dikarenakan adanya pajanan dingin.Riwayat asma atau atopi lain dalam keluarga dapat menambah nilai diagnosis asma. 

Apabila memang ada kecurigaan asma akibat dari alergi, maka langkah selanjutnya adalah pemeriksaan penunjang seperti roetngen dada,pemeriksaan uji fungsi paru (bila anak bisa), dan pemeriksaan tes alergi. Asma pada anak memang banyak berhubungan dengan alergi.

Sebelum melakukan pengobatan, yang perlu diperhatikan adalah menghindari pencetus. Pencetus yang cukup jelas di dalam kasus anak ibu adalah dingin. Dokter menyarankan untuk menghindari kacang-kacangan,coklat,seafood,telur,ayam,timun,salak, susu biasa serta tidak menggunakan kasur kapuk karena semua hal tersebut dapat mencetuskan alergi. Berdasarkan hal tersebut maka DSA menyarankan untuk melakukan tes alergi guna mengetahui apa penyebab pasti dari alergi anak ibu selain dingin. Selama pencetus masih belum diketahui dan dihindari secara sempurna, maka kemungkinan keluhan akan kambuh kembali, seperti saat ini.

Pemberian pengobatan akan tergantung dari masing-masing kasus. Tentunya dalam memberikan obat, DSA akan memperhatikan risk and benefit dari obat tersebut. Maksudnya adalah apakah kondisi anak ibu akan membaik bila diberi obat. Keuntungan yang didapatkan akan lebih besar dibandingkan risiko pengobatan atau efek samping yang dapat terjadi. Karena itulah obat tersebut sementara ini terus diberikan untuk mengendalikan gejala atau keluhan batuk-pilek anak ibu.

Alergi adalah gangguan dari sistim kekebalan tubuh yang dicetuskan oleh alergen atau zat pencetus alergi. Alergi dalam hal ini adalah hipersensitivitas terhadap alergen. Faktor risiko dari alergi diantaranya adalah ras, genetik (keturunan), jenis kelamin, usia, dan lingkungan (infeksi, polusi, makanan, kadar alergen). Jadi psikis atau stres bukanlah salah satu pencetus alergi atau dalam kata lain adalah tidak berhubungan.

Yang sebaiknya ibu lakukan saat ini adalah melakukan tes alergi guna mengetahui apa saja penyebab dari  alergi tersebut. Manifestasi Batuk Kronik Berulang dapat mengarah kepada asma di kemudian hari. Ditunjang lagi dengan adanya salah satu manifestasi alergi lainnya yaitu rinitis alergi (pilek). Untuk sementara ikutilah pengobatan yang sudah diberikan oleh DSA untuk meringankan gejala batuk-pilek anak ibu. 

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar