Sukses

Panas, Nyeri dan Baal Telapak Kaki

20 May 2016, 22:10 WIB
Wanita, 0 tahun.
salam sehat,saya berusia 57 tahun, pada 5 tahun yang lalu saya pasang ring jantung 5 buah, jantung saya baik2 saja sekarang, gula baik, kolesterol baik, dan yang jadi masalah 4 tahun terakhir ini kedua telapak kaki saya panas dan baal sepanjang masa , saya sudah keliling dokter2 ahli saraf, tapi tidak ada perubahan, fisioterapi sudah dilakukan, mudah2an pada forum ini ada solusi dan jalan untuk menghilang panas, nyeri, baal telapak kaki saya ini. terima kasih atas bantuan dan perhatiannya. info : untuk menhilang reda sakit sementara saya makan provelyn 75 mg.
dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kami ucapkan selamat atas kadar normal gula dan kolesterol Anda, sebab kami mengetahui bahwa untuk mencapainya pastilah tidak mudah.

Adapun perlu kami tanyakan, apakah Anda juga terdiagnosis mengalami penyakit gula/ diabetes melitus? Sudah berapa lama Anda mengalami penyakit gula tersebut? Apakah sempat ada periode kadar gula yang tidak terkontrol pada saat dahulu? Bila Ya, dan Anda pun telah mengalami penyakit gula dalam waktu yang lama, besar kemungkinan telah terjadi gangguan saraf kaki sebagai komplikasi penyakit diabetes melitus.

Rasa kebas atau baal, maupun panas pada kaki atau tungkai merupakan gejala salah satu komplikasi diabetes yaitu neuropati diabetes. Keluhan ini disebabkan adanya kerusakan pada sistem saraf perifer karena kadar gula darah yang tidak terkontrol (bila sekarang terkontrol, ada kemungkinan kondisi tidak terkontrol terjadi pada masa dahulu). Karena itu, dalam mencegah atau memperlambat perjalanan kerusakan sistem saraf perifer tersebut, yang terutama perlu dilakukan adalah kontrol kadar gula darah yang ketat.

Kontrol kadar gula darah tersebut dilakukan dengan cara berobat yang teratur, minum obat yang teratur, melakukan modifikasi gaya hidup dalam hal makanan dan aktivitas fisik. Jika kadar gula darah terkontrol, biasanya keluhan pada kaki pun berkurang. Selain itu, perlu juga dilakukan perawatan kaki diabetes. Karena baal, kaki menjadi lebih rentan terhadap luka dan infeksi. Pada pasien dengan DM, penanganan infeksi atau luka akan lebih sulit karena kadar gula darah yang tinggi merupakan tempat yang konusif bagi bakteri, sedangkan gangguan pada pembuluh darah perifer akan menghalangi suplai makanan terhadap jaringan yang luka tersebut.

Cara-cara perawatan kaki adalah:

  • Periksa kaki setiap hari, apakah ada kulit retak, melepuh, luka, perdarahan.

  • Bersihkan kaki setiap hari pada waktu mandi dengan air bersih dan sabun mandi. Bila perlu gosok kaki dengan sikat lunak atau batu apung. Keringkan kaki dengan handuk bersih, lembuh, sela-sela jari kaki harus kering, terutama sela jari kaki ke-3-4 dan ke-4-5.

  • Berikan pelembab/lotion pada daerah kaki yang kering, tetapi tidak pada sela jari, gunanya untuk menjaga agar kulit tidak retak

  • Gunting kuku kaki lurus mengikuti bentuk normal jari kaki, tidak terlalu pendek atau terlalu dekat dengan kulit, kemudian kikir agar kuku tidak tajam. Hindarkan terjadinya luka pada jaringan sekitar kuku. Bila kuku keras, sulit dipotong, rendam kaki dengan air hangat kuku selama + 5 menit. Bersihkan kuku setiap hari pada waktu mandi dan berikan cream pelembab kuku.

  • Pakai alas kaki sepatu atau sandal untuk melindungi kaki agar tidak terjadi luka, juga di dalam rumah

  • Gunakan sepatu atau sandal yang baik sesuai dengan ukuran dan enak dipakai, dengan ruang dalam sepatu yang cukup untuk jari-jari. Pakailah kaos/stocking yang pas dan bersih terbuat dari bahan yang mengandung katun.

  • Periksa sepatu sebelum dipakai, apakah ada kerikil/benda tajam lain. Lepas sepatu setiap 4-6 jam serta gerakkan pergelangan dan jari-jari kaki agar sirkulasi darah tetap baik

  • Bila ada luka kecil, obati luka dan tutup dengan pembalut bersih. Periksa apakah ada tanda-tanda radang.

  • Periksakan kaki ke dokter setiap kali kontrol.

Selain itu perlu dilakukan latihan senam kaki. Latihan ini dapat dilakukan dengan posisi berdiri, duduk dan tidur, dengan cara menggerakkan kaki dan sendi-sendi kaki misalnya berdiri dengan kedua tumit diangkat, mengangkat dan menurunkan kaki. Gerakan dapat berupa gerakan menekuk, meluruskan, mengangkat, memutar ke luar atau ke dalam dan mencengkeram pada jari-jari kaki. Latihan senam dapat dilakukan setiap hari secara teratur, sambil santai di rumah, juga waktu kaki terasa dingin.

Jika pengontrolan kadar gula darah dan perawatan kaki sudah dilakukan. Beberapa obat dapat digunakan untuk mengatasi rasa nyeri, kebas, atau baal yang Anda alami.  Kami mohon maaf tidak dapat memberikan resep obat pada forum ini, karena peresepan obat harus melalui pemeriksaan disertai pengukuran dosis yang tepat dengan bertemu langsung pada pasien. Beberapa obat itu adalah penghilang nyeri, antidepresan dosis rendah (seperti obat yang sudah Anda dapatkan), dan beberapa obat anti kejang. Antidepresan pada dosis rendah dapat mengatasi rasa nyeri atau kebas yang ada, untuk itu secara umum pilihan obat yang Anda dapatkan sudah tepat. Memang, obat ini sekedar mengontrol gejala (bila kerusakan saraf sudah berat, maka sulit untuk hilang total). Ada baiknya bila Anda kontrol kembali kepada dokter yang sebelumnya memberikan Anda obat, agar bila diperlukan maka obat dapat ditingkatkan dosis maupun diganti jenis obat lain.

Demikianlah penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar