Sukses

Terapi Hormon Jerawat

29 Apr 2016, 15:03 WIB
Pria, 17 tahun.

Saya remaja berumur 17 tahun, saya mau bertanya, kenapa saya sering melamun dan tiba-tiba selalu ada suatu pikiran yang mendorong diri saya untuk memikirkan hal tersebut dan terus mengulang-ulang sehingga mengganggu saya dan membuat saya sulit untuk berkonsentrasi dan depresi, padahal itu tidak penting, mohon untuk diberikan solusinya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter

Penyebab pasti jerawat memang belum diketahui, namun ada berbagai faktor yang diketahui berkaitan dengan penyakit ini: 

  • Stress
  • Faktor hormonal. Salah satu faktor penting yang menyebabkan timbulnya komedo dan jerawat adalah meningkatnya produksi hormon testosteron, yang dimiliki oleh tubuh pria maupun wanita. Hormon testosteron yang terdapat dalam tubuh pria maupun wanita memicu timbulnya jerawat dengan merangsang kelenjar minyak (sebaceous gland) untuk memproduksi minyak kulit (sebum) secara berlebihan.
  • Kelenjar minyak yang terlalu aktif
  • Keturunan dari orangtua
  • Bakteri di pori-pori kulit

Pengobatan jerawat juga perlu memperhatikan faktor-faktor di atas. Jerawat dapat timbul kembali jika faktor-faktor di atas tidak dapat dikontrol dengan baik. Selain pengobatannya memang membutuhkan kesabaran, juga memerlukan pengendalian dari pola makan, kebiasaan membersihkan wajah, pengendalian stress dan sebagainya.

Terapi hormon yang dapat diberikan namun harus sesuai anjuran dokter spesialis kulit dan kelamin. Terapi suntik dapat diberikan intralesi (disuntikkan ke jerawat langsung) fungsinya sebagai antiradang, namun harus di lakukan oleh dokter yang berpengalaman. Suntik vitamin C melalui vena dipercaya mampu membantu mengatasi jerawat, Anda dapat menyuntikkan vitamin C ke pembuluh darah vena.

Kadar vitamin C yang dianjurkan adalah 90-2000 mg sehari. Jika lebih dari 2000 mg, dikhawatirkan dapat terjadi efek samping seperti mual, muntah, nyeri perut, sakit kepala, batu ginjal, dan diare. Bagi mereka yang memiliki riwayat batu ginjal, dosis maksimal vitamin C yang disarankan adalah 1000 mg.

Suntik vitamin C terkadang dipilih karena dapat memberikan dosis yang lebih besar dan bentuk yang lebih stabil dibandingkan dengan cara oles atau minum. Namun jika memutuskan untuk melakukan suntik vitamin C, pastikan Anda melakukannya dengan dokter yang kompeten.

Semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar