Sukses

BAB Bayi Sulit

25 Apr 2016, 10:58 WIB
Pria, 32 tahun.

pagi dok... apakah pemberian susu nabati bagi anak sehingga menyebabkan anak susah BAB y dok.. anak saya baru 1 thn.. pernah di cek darah kadar lemaknya positif sehingga dokter menyarankan dikasih susu nabati. makasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klkdokter.com,

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah yang Anda maksud, penemuan kadar lemak yang positif pada pemeriksaan tinja/ BAB? Adapun ditemukannya lemak pada tinja anak usia 1 tahun bisa menandakan banyak hal. Contohnya adalah sedang terjadinya infeksi virus, infeksi bakteri, belum sempurnanya proses pencernaan lemak anak, adanya penyebab makanan lain, selain penyebab alergi susu sapi (alergi susu sapi bukan satu-satunya penyebab ditemukannya lemak di tinja). Untuk membedakannya, harus diwawancara mendalam dan pemeriksaan fisik terkaita kondisi saat itu. Apakah saat itu anak Anda disebutkan memiliki alergi susu sapi oleh dokter, sehingga disarankan susu nabati? Ataukah adakah alasan lain yang menyebabkan dokter menyarankan susu nabati saat itu? Keterangan-keterangan ini dibutuhkan untuk dapat menjawab pertanyaan Anda berikutnya dengan sejelas-jelasnya.

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, memang sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, memang sering disarankan susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi.

Pada kasus yang terjadi seperti yang anak  Anda alami, dimana terjadi sulit BAB, Anda perlu mengevaluasi kembali karena banyak hal yang dapat mengakibatkan anak sulit BAB, misalnya dari makanan jenis lain yang dikonsumsi atau kurangnya asupan cairan. Sudah berapa lama keluhan muncul? Apakah sejak awal meminum susu nabati? Apakah kecukupan cairan dan serat dalam makanan dan minuman anak Anda sudah cukup?

Apa saja yang dapat terjadi dan perlu Anda waspadai jika anak Anda mengalami sulit buang air besar?

  1. Pada bayi baru lahir hingga usia 4-6 bulan, tidak mengeluarkan kotoran dan kesulitan untuk buang air besar dapat merupakan suatu pertandan adanyapenyakit Hirschprung. Pada penyakit ini usus besar tidak dapat bergerak karena tidak adanya sel-sel saraf pada suatu bagian tertentu usus besar.

  2. Pada bayi usia sampai 1 tahun, konstipasi dapat disebabkan karena perubahan makanan, seperti perubahan dari ASI ke susu formula, penambahan MPASI dan perkenalan terhadap makanan yang lebih padat).

  3. Pada anak usia 1-3 tahun, sulit buang air besar dapat disebabkan karena kurangnya asupan cairan, belum terbentuknya kebiasaan untuk buang air besar yang teratur dan adanya gangguan pada daerah bokong seperti penyakit ruam popok.

Penanganan sulit buang air besar pada anak-anak perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Bila konstipasi tidak disebabkan karena suatu masalah kesehatan yang serius, maka orang tua dapat mencoba beberapa hal berikut:

  1. Memberikan makanan-makanan tinggi serat untuk anak-anak seperti gandum, buah, dan sayur.

  2. Meningkatkan asupan cairan bagi anak.

  3. Menghindari konsumsi susu sapi dan produk susu sapi (keju, es krim). Konstipasi dapat diperparah karena proses mencerna protein susu sapi.

  4. Hindari penggunaan obat pencahar, suplemen serat dan pelunak kotoran secara berlebihan karena dapat menyebabkan gangguan pada kerja saluran cerna. Gunakan obat-obatan ini hanya dengan konsultasi dan pengawasan dokter.

Apabila Anda sudah melakukan hal- hal tersebut namun keluhan sulit BAB masih saja terjadi pada buah hati Anda, sebaiknya Anda mengkonsultasikan kembali kepada Dokter Spesialis Anak Anda.

Demikian informasi yang dapat kami berikan,semoga bermanfaat

Salam

0 Komentar

Belum ada komentar