Sukses

Mengapa Belum Hamil
22 Apr 2016, 14:19 WIB
Wanita, 24 tahun.

Dok, saya udh nikah mau 1tahun. Udah pernah hamil dan udah keguguran saat kandungan usia 2bulan tapi sampai sekarang belum hamil lagi. Kira2 penyebabnya apa dok? Tq

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Menurut penelitian, sedikitnya hanya sekitar 85% pasangan suami istri yang akan hamil dalam satu tahun pertama pernikahan dan 92% pada tahun kedua pernikahan. Seseorang baru dapat dikatakan memiliki masalah infertilitas primer (gangguan kesuburan) apabila telah memenuhi kriteria berikut, yaitu : belum memiliki keturunan setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2-3x/minggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Apabila telah memenuhi kriteria infertilitas primer di atas, maka perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut untuk mencari penyebabnya, baik dari pihak suami maupun istri. Jika Anda sudah menjalankan pemeriksaan USG rahim, terdapat pemeriksaan lain seperti HSG ataupun kadar hormon. Namun tentunya kedua jenis hormon tersebut dilakukan jika diperlukan dan jika dicurigai adanya kelainan yang mengarah kesana. Selain Anda, suami Anda juga perlu menjalani beberapa pemeriksaan seperti anatomi organ reproduksi dan analisis sperma. Pemeriksaan analisis sperma dapat menjadi acuan informasi mengenai kesehatan sperma.

Selain beragam pemeriksaan untuk mengetahui kesehatan organ reproduksi Anda dan suami, tentunya yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. 

Usaha-usaha yang dapat Anda lakukan dalam memperoleh keturunan diantaranya adalah dengan melakukan hubungan seksual di sekitar masa subur Anda. Masa subur adalah masa dimana telah terjadi ovulasi (pelepasan sel telur matang dari indung telur). Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, Anda harus mengetahui berapa rata-rata siklus haid Anda dari 3-6 siklus haid terakhir. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 27-28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari.

 

Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika anda melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu. Kemudian Anda dan pasangan juga perlu melakukan hubungan seksual yang teratur 2-3 x/minggu.

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga. Perlu juga diperhatikan: 

  • Hentikan segala kegiatan yang kurang baik apabila Ibu ingin hamil. Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol (termasuk suami)

  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas

  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio

Berikut adalah beberapa artikel Kami yang dapat Anda akses terkait persiapan kehamilan pada pasangan suami-istri:

Merencanakan Kehamilan 

Sepuluh Cara Meningkatkan Kesuburan

6 Tips untuk Mempercepat Kehamilan

Persiapkan Kehamilan dengan Konsumsi Asam Folat

Resiko Hamil Setelah Usia 35?

Inilah Penyebab Sulitnya Hamil

Wanita Kegemukan Cenderung Tidak Subur

Manusia dapat terus berusaha, sambil terus memanjatkan doa kepada Yang Maha Kuasa untuk pertolongan-Nya. Jika Anda ingin melakukan pengecekan langsung terhadap kesehatan reproduksi Anda maka seorang wanita dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan, sementara seorang pria dapat berkonsultasi dengan dokter urologi atau andrologi. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar