Sukses

Terlambat Haid

21 Apr 2016, 13:34 WIB
Wanita, 25 tahun.

Selamat Sore, Saya terakhir haid Tgl.27 Desember 2015 dan selesai di 2 Januari 2016. Dan saya menikah di 17 Januari 2016. Sampai saat ini saya belum haid kembali,padahal saya ingiun cepat hamil. Sudah berusaha tapi belum ada tanda kehamilan. Bagaimana solusinya? Terima Kasih

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e- konsultasi KlikDokter.com

Sebelumnya, kami ucapkan selamat atas pernikahan And dan suami. Semoga selalu langgeng sepanjang hayat dan segera dikaruniai momongan.

Baik, kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah selama ini siklus haid Anda lancar? terlambatnya haid bisa menjadi salah satu tanda awal adanya kehamilan. Setelah mengalami keterlambatan haid, apakah Anda sudah pernah melakukan testpack? Sebaiknya Anda melakukan testpack terlebih dahulu untuk memastikan ada tidaknya kehamilan mengingat keterlambatan haid yang Anda alami sudah lebih dari 3 bulan. Selain testpack, Anda juga dapat memeriksakan diri langsung ke dokter kandungan guna pemeriksaan USG. Dari USG akan terlihat adanya kantung janin bila memang terjadi kehamilan.

Bila memang tidak ada kehamilan, maka Anda tidak perlu khawatir. Ada bebrapa tips yang dapat Anda lakukan untuk memperbesar peluang terjadinya kehamilan, seperti :

  1. Lakukan hubungan suami- isri secara rutin 3x seminggu, terutama pada masa subur, yaitu masa ovulasi. Masa ovulasi adalah saat dilepaskannya sel telur dari indung telurnya. Jika siklus menstruasi anda berlangsung teratur selama 28 hari, maka waktu terjadinya ovulasi anda adalah perkiraan Hari Pertama Haid Berikutnya dikurangi 14 hari. Lakukanlah hubungan seksual terutama pada 3 hari sebelum waktu ovulasi hingga 3 hari setelah terjadinya ovulasi. Kemungkinan terjadinya pembuahan akan lebih tinggi jika Anda dan suami melakukan hubungan seksual pada masa-masa itu.

  2. Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio.

  3. Posisi saat berhubungan intim yang disarankan adalah posisi missionaris (pria di atas)

Disamping itu, yang perlu dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah merubah pola hidup menjadi lebih sehat dengan makan makanan bergizi dan seimbang, asupan vitamin sesuai kebutuhan, istirahat teratur, dan berolahraga secara rutin.

Semoga si Kecil segera hadir menambah kebahagiaan Anda san suami ya.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar