Sukses

Alergi Telur
18 Apr 2016, 12:02 WIB
Pria, 16 tahun.

Dok saya setiap makan telur bersin2 ingus saya cair dan bisulan trima kasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Telur adalah salah satu jenis makanan yang cukup sering menimbulkan alergi pada anak. Alergi telur timbul karena sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap telur, dengan menganggap telur sebagai zat yang dapat membahayakan tubuh, sehingga menyebabkan reaksi peradangan. Baik putih maupun kuning telur, sama-sama dapat menyebabkan alergi.

Umumnya, gejala alergi telur timbul antara beberapa menit hingga beberapa jam sejak konsumsi telur ataupun makanan yang mengandung telur. Gejala alergi telur dapat mengenai sistem pernapasan, pencernaan, hingga sistemik. Contohnya adalah ruam kemerahan pada kulit, biduran, sesak napas, mengi, muntah, dan diare. Pada kasus jarang, alergi telur dapat menyebabkan syok anafilaksis yang berakibat fatal jika tidak ditolong dengan segera.

Ada sebagian orang yang lebih rentan dalam mengalami alergi telur, yakni mereka yang memiliki riwayat alergi sebelumnya pada orangtua dan/atau saudara kandung, serta memiliki dermatitis atopik (sejenis eksim yang disebabkan karena bakat alergi). Bagaimana dengan riawat alergi dalam keluarga anda?

Jika anda curiga alergi telur, maka sebaiknya anda memeriksakan diri kepada dokter. Dokter dapat meminta beberapa jenis pemeriksaan untuk mengonfirmasi hal tersebut, di antaranya dengan uji cukit kulit dan pemeriksaan laboratorium darah.

Anda juga dapat mencobanya sendiri di rumah dengan memantang telur selama kurang lebih 1-2 minggu. Setelah itu, coalah untuk kembali makan telur. Jika gejala alergi muncul kembali, berarti anda memang memiliki alergi telur.

Satu-satunya cara untuk mencegah agar alergi telur tidak kambuh adalah dengan memantang konsumsi telur maupun semua makanan yang mengandung telur. Meskipun demikian, ada sebagian  individu dengan alergi telur yang rendah-sedang masih dapat menoleransi konsumsi telur dalam jumlah sedikit.

Oleh karena itu, bacalah label pada makanan atau bahan makanan pada kemasannya, sebelum Anda mengkonsumsi makanan.

Di samping itu, dokter juga dapat memberikan obat antihistamin dan obat simtomatik lainnya untuk meredakan gejala alergi ketika muncul.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar