Sukses

Bopeng Akibat Jerawat

21 Apr 2016, 21:47 WIB
Wanita, 21 tahun.

siang dok, saya ingin bertanya jika dekok akibat suntik jerawat apakah dapat kembali normal? karena saya baru sekali suntik jerawat di dokter kulit tapi terjadi dekok dan sudah 8 bulannan masih dekok di wajah saya, saya sentuh dekoknya itu masih terdapat seperti jerawat keras yang tidak bermata di dekokkannya. terima kasih dok.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter Klikdokter.com 

Masalah jerawat memang masalah kesehatan yang susah-susah gampang. Ada berbagai faktor yang saling berkaitan dalam menimbulkan jerawat, sehingga penanganannya biasanya memerlukan waktu lama dan juga kedisiplinan yang tinggi.

Memang pengobatannya membutuhkan jangka waktu lama dan kesabaran. Kami sarankan agar tidak berganti-ganti dokter karena penanganan kulit berjerawat memang membutuhkan waktu yang lama sehingga perlu pemantauan dan kesabaran. Jika berganti-ganti dokter, maka setiap dokter baru biasanya akan memulai pengobatan dari awal lagi. Selain dari obat-obatan luar dan obat-obatan minum, Anda juga perlu memperhatikan diet dan  kebersihan wajah.

Bekas jerawat dapat berupa jaringan keloid yang menonjol atau berupa lapisan kulit yang masuk ke dalam. Bekas jerawat dapat dihilangkan dengan beberapa cara, misalnya dengan terapi laser, dermabrasi, dll.  Namun, penanganan bekas jerawat ini sangat tergantung dari luas serta kedalaman bekas jerawat. Pada keadaan ringan, bekas jerawat dapat memudar hanya dengan pemberian hidrokuinon 2% (termasuk dalam dosis aman) hanya tepat pada daerah bekas jerawat. Selain itu, bekas jerawat juga dapat disamarkan dengan cara pemberian krim malam yang umumnya mengandung asam retinoat yang diresepkan oleh dokter spesialis kulit dan kelamin. Kemudian cara lain yang dapat memudarkan atau bahkan menghilangkan bekas jerawat yaitu Prosedur Chemical peeling. Kedua prosedur tersebut (krim malam yang mengandung asam retinoat dan chemical peeling) bekerja dengan cara mempercepat proses regenerasi kulit, sehingga sel-sel kulit baru akan lebih cepat timbul. 

Namun, sebaiknya sebelum memilih dan melakukan prosedur tersebut, kulit Anda akan dianalisa terlebih dahulu seperti kedalaman bekas jerawat, jenis kulit, dan adanya reaksi alergi. Setelah itu, baru dipilihkan jenis cairan kimia dan konsentrasi/ kekuatan yang sesuai untuk kondisi kulit Anda. Kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendiskusikan pilihan-pilihan untuk mengatasi bekas jerawat pada wajah Anda.

Berikut saya sertakan artikel-artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat

5 Bahan Alami Mengatasi Jerawat

8 Hal yang Harus Dihindari dalam Perawatan Jerawat

Diet Rendah Karbohidrat Baik untuk Jerawat

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat.

Salam kulit sehat,

 

0 Komentar

Belum ada komentar