Sukses

Hepatitis Dalam Kehamilan
20 Apr 2016, 09:29 WIB
Pria, 26 tahun.

Dokter, Istri saya sedang mengandung anak pertama kami dengan usia kandungan 34 minggu . Sedikit cerita saya dan istri mempunyai riwayat penyakit hepatitis . Pertanyaan saya apakah calon anak kami nantinya akan membawa virus hepatitis juga seperti kami ? Terima kasih salam, Mario F

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Jenis hepatitis apa yang istri Anda derita? Apakah hepatitis A, B, C, D, E? Apabila istri Anda memiliki riwayat hepatitis A maka tentu anak Anda tidak akan tertular karena tubuh Ibu sudah membentuk antibodi. Karena Anda tidak menyebutkan jenis hepatitis yang istri Anda derita kami asumsikan istri Anda menderita hepatitis B, oleh karena hepatitis jenis ini merupakan jenis hepatitis yang seringkali terjadi di masyarakat. 

Hepatitis (radang pada hati) B  adalah penyakit yang disebabkan oleh virus hepatitis B (VHB), yang dapat menyebabkan peradangan hati akut atau menahun. Pada sebagian kecil kasus dapat berlanjut menjadi sirosis hati atau kanker hati. Virus hepatitis B menular melalui darah dan cairan tubuh yang terinfeksi. Virus ini pun dapat menyebar melalui hubungan seksual. Kami akan mencoba menjawab pertanyaan yang ibu ajukan :

1. Berapa % kemungkinan bayi saya tertular atau sudah pasti tertular kah?

Seberapa besar kemungkinan janin akan terinfeksi tergantung dari kapan ibu menderita penyakit ini. Berdasarkan The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), apabila ibu mengalami hepatitis pada awal kehamilan maka kemungkinan janin terinfeksi adalah 10%. Apabila ibu mendapatkan infeksi pada akhir kehamilan maka kemungkinan janin terinfeksi adalah 90%.

Hepatitis dapat berbahaya bagi bayi dan dapat mengancam nyawanya. Bayi yang terinfeksi memiliki risiko sekitar 90% untuk menjadi karier (membawa virus Hepatitis B).  Untuk mencegah bayi ibu terinfeksi maka ketika bayi ibu lahir nantinya, dalam waktu 12 jam setelah lahir, bayi ibu harus memperoleh vaksin hepatitis B dosis pertama dan satu dosis Hepatitis B Imunoglobulin (HBIG). Ibu juga tetap dapat memberikan ASI ke bayi ibu karena penularan virus melalui ASI kemungkinannya sangat kecil.

2. Bahaya atau tidak bagi kandungan dan bayi saya?

Hepatitis B dalam kehamilan umumnya tidak akan menyebabkan gangguan kesehatan untuk ibu maupun janin yang ibu kandung. Namun tentu saja dokter kebidanan ibu tetap harus memonitor kesehatan ibu dan janin lebih baik lagi. Apabila tes ibu positif untuk hepatitis B maka ada kemungkinan ibu akan menularkan virus ini kepada janin yang ibu kandung.

3. Apakah akan menghambat perkembangan janin saya?

Apabila tidak menginfeksi tentu saja tidak menghambat perkembangan janin

4. Apa langkah yang sebaiknya saya ambil?

Hepatitis B umumnya sembuh sendiri dan hanya 10% yang menjadi kronik (menahun). Yang diperlukan adalah istirahat dan makan makanan bergizi. Apabila hepatitis menjadi kronik maka dapat dilakukan pengobatan antivirus dan modulator sistim kebal.  Untuk bayi Ibu, seperti yang kami sarankan di atas yaitu melakukan suntikan vaksinasi segera setelah lahir. Selalu kontrol ke dokter untuk evaluasi status hepatitis yang istri Anda miliki. Konsultasikanlah kembali mengenai hal ini ke dokter spesialis kebidanan. 

Demikian informasi yang kami dapat sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam, 

 

0 Komentar

Belum ada komentar