Sukses

Bisul di Kepala Penis
14 Apr 2016, 18:43 WIB
Pria, 21 tahun.

Dok..saya tidak disunat..kenapa ya waktu saya buka kulitnya..kepala penis saya ada bisulan dan kulit saya bengkak merah di bagian lingkaran penis?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Kelainan pada daerah kulit sangat sulit didagnosis jika tanpa pemeriksaan langsung. Sebagai contoh, perlu diketahui karakteristik lesi/benjolan dan kondisi jaringan sekitarnya, kemudian adakah cairan yang keluar? adakah gangguan BAK?

Keluhan nyeri, bengkak, kemerahan, rasa panas pada daerah kepala penis dapat terjadi akibat suatu penyakit yang dikenal dengan nama balanitis. Balanitis merupakan peradangan pada daerah glans penis (kepala penis). Balanitis sering ditemukan pada laki-laki yang belum disunat akibat hygiene yang buruk atau akibat iritasi oleh smegma. Penyebab balanitis yang tersering adalah infeksi jamur. Disamping akibat jamur, balanitis dapat juga disebabkan oleh infeksi bakteri aerob dan anaerob, virus, parasit, dsb. Selain itu benjolan/bintik pada kepala penis juga dapat disebabkan oleh:

  • Pearly penile papules: bintik-bintik berwarna agak putih, merah, dapat juga sewarna kulit ,mengumpul pada lipatan kepala penis (corona penis). Bintik-bintik ini sifatnya jinak dan tidak berbahaya. Tidak disebabkan oleh infeksi menular seksual.
  • Condiloma akuminata (kutil): benjolan atua bintik pada kepala penis, biasa mengelompok dan bertumpuk-tumpuk. Disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV). Penyakit ini merupakan disebabkan oleh infeksi menular seksual.
  • Moluscum kontagiosum: bintik-bintik juga pada kepala penis, pada bintik tersebut terdapat lekukan kecil (delle), disebabkan oleh virus.
  • Pyogenic granuloma: benjolan merah pada kulit yang berisi banyak pembuluh darah, berwarna merah terang dan mudah berdarah.

Atau mungkin saja merupakan bentuk awal dari kanker penis, seperti Karsinoma Sel Basal. Karena banyaknya kemungkinan penyebab, sebaiknya Anda mengunjungi dokter untuk wawancara medis mendetil, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tambahan. Dengan demikian Anda bisa mendapatkan penanganan yang tepat.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar