Sukses

Penyebab Kulit Kepala Berketombe

10 Apr 2016, 16:02 WIB
Wanita, 23 tahun.

hallo dok, saya mau tanya, sudah hampir 3 tahun ini kulit kepala saya seperti mengelupas kadang memerah, jadi seperti banyak ketombe dan "korengan", padahal saya sudah pakai shampoo anti ketombe dan creambath tapi tidak hilang jg, apakah ada samphoo khusus untuk itu? kalau ada shampoonya merk apa dok? terimakasih

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Apakah yang Anda maksud berupa penebalan pada kulit kepala? Apakah kulit tampak bersisik? Sejak kapan keluhan dirasakan? Salah satu contoh penyebab umum keluhan tersebut disertai ketombe adalah dermatitis seboroik.

Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit atau peradangan (inflamasi) di mana telah terbukti adanya peran kolonisasi jamur Malassezia furfur pada kulit yang terkena. Dermatitis seboroik merupakan kelainan kulit yang berlangsung kronik dan kambuhan. Dermatitis seboroik ditandai dengan kemerahan, gatal, dan kulit bersisik, paling sering mengenai kulit kepala (ketombe), tetapi juga dapat mengenai kulit pada bagian tubuh lainnya seperti wajah, dada, lipatan lutut, lengan dan lipat paha. Dermatitis seboroik tidak dapat disembuhkan sempurna namun dapat dikontrol.

Menjaga kebersihan memegang peranan penting di dalam mengontrol dermatitis seboroik. Membersihkan kepala secara teratur akan mengurangi tumpukan minyak di kepala. Aktivitas di luar rumah yang dapat memicu peningkatan produksi kelenjar keringat dan kelenjar minyak sebaiknya dihindari.

Pada dermatitis seboroik umumnya akan digunakan sampo yang berisi ciclopirox atau ketokonazol dan turunannya. Pengobatan pada orang dewasa membutuhkan preparat kortikosteroid, sampo yang mengandung tar, zinc pyrithione, selenium sulfida, ketoconazol, dan atau asam salisilat juga direkomendasikan. 
Krim/sampo/gel/lotion yang mengandung kortikosteroid sebaiknya dipakai menurut petunjuk dokter karena dapat menimbulkan efek samping. Pada kasus kambuh yang tidak dapat ditangani dengan antijamur dan kortikosteroid, agen supresi seboroik seperti isotretinoin dapat digunakan untuk mengurangi aktivitas kelenjar sebasea.

Kami tetap menyarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kulit dan kelamin untuk penanganan yang optimal.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar