Sukses

Edema Kaki dan Konsumsi Amlodipine
14 Apr 2016, 06:59 WIB
Pria, 50 tahun.

Sy menderita hipertensi, bbrp thn ini sy mengkonsumsi Amlodipine 5mg. Akan ttp belakangan kaki sy sering mengalami edema .., setiap tdr kaki sy sllu pk ganjal .. , dan paginya udh kempes lg .. demikian stiap hari spt itu. Klo obatnya diganti yg lain gmn .. misal Captopril, sy bca artikel di internet ternyata edema itu memang merupakan efek samping dr pemakaian amlodipine ktnya .. , gmn ne dok ?

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Amlodipine merupakan obat penurun tekanan darah (anti hipertensi) dari golongan calcium channel blocker. Sedangkan Captopril merupakan golongan antihipertensi ACE Inhibitor. Dimana letak perbedaannya? Perbedaanya terletak pada cara kerja obat menurunkan tekanan darah. Keduanya, amlodipin dan captopril sama-sama merupakan golongan obat pilihan hipertensi lini pertama sehingga keduanya bisa digunakan sebagai pilihan. Namun, pada beberapa orang amlodipin lebih efektif, pada sebagian orang lainnya captopril lebih efektif. Bagaimana dengan tekanan darah Anda selama menggunakan Amlodipine?

Pada umumnya terapi tekanan darah tinggi dimulai dari satu macam obat terlebih dahulu (monoterapi). Jika target tekanan darah yang dinginkan tidak tercapai, maka dosis dapat dinaikkan bertahap atau dikombinasikan dengan obat jenis lain (terapi kombinasi). Pada kasus anda, apabila dengan terapi amlodipine saja nilai tekanan darah target dapat tercapai, maka terapi tersebut pada umumnya dipertahankan dalam pengawasan dokter.

Namun memang terkadang pada beberapa individu timbul efek samping amlodipine seperti sakit kepala, bengkak pada tubuh (edema), letih, mual, nyeri perut, kulit memerah, berdebar-debar dan pening. Apabila gejala ini terjadi, segera laporkan pada dokter yang menangani Anda. Dalam kasus Anda, penggantian obat tidak dapat dilakukan tanpa sepengetahuan dokter Anda karena perlu juga dievaluasi apakah edema yang timbul memang benar akibat efek samping obat atau disebabkan oleh gangguan metabolisme seperti penyakit ginjal, asam urat, gangguan pembuluh darah seperti penyakit DVT (deep vein thrombosis), hingga adanya komplikasi dari penyakit jantung. Sayang sekali Anda tidak secara spesifik menyebutkan daerah mana yang bengkak, apakah punggung kaki, jari-jari kaki, seluruh punggung dan telapak kaki, betis, atau paha, atau semuanya.

Masing-masing edema memiliki karakteristik lokasi di daerah ekstremitas bawah. Ada baiknya Anda melakukan pemeriksaan laboratorium lengkap termasuk fungsi ginjal, EKG, dan rontgen untuk mengetahui kondisi kesehatan Anda.

Dalam menangani hipertensi, dibutuhkan kerjasama yang baik antara dokter dan pasien sehingga tercapai tekanan darah yang stabil dan baik untuk mencegah komplikasi ke depannya. Kami sarankan Anda kembali memeriksakan diri ke dokter yang menangani Anda agar dievaluasi langsung apakah dibutuhkan kombinasi obat lain (misalnya diuretik) untuk mengurangi retensi (penahanan) cairan di tubuh Anda, atau terapi lainnya. Asupan garam juga perlu dikurangi karena garam bersifat menahan cairan tubuh. Serta lakukan olahraga rutin agar metabolisme tubuh dan kesehatan jantung Anda tetap terjaga.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar