Sukses

Sakit Kepala Berdenyut

07 Apr 2016, 03:16 WIB
Wanita, 31 tahun.

1 bulan ini kepala sebelah kiri kadang suka merasa "nyut" hampir kaya kesetrum. seringnya krn gerakan yg mendadak, nengok mendadak bahkan kadang krn lewat polisi tidur. sempat menduga krn adanya gigi impaksi, tp 2 mnggu yg lalu sdh operasi pencabutan tapi setelah berhenti minum asam mefenamat kok kembali kambuh lagi. sehari bisa sekali dua kali merasa seperti itu.. gejala apa ya, Dok..? trm ksh..

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sakit kepala adalah gejala yang sangat umum dan memiliki jenis yang bermacam-macam. Keluhan Anda saat ini adalah sakit kepala berdenyut. Sakit kepala diklasifikasikan menjadi dua: sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder. Sakit kepala primer terjadi tanpa adanya penyakit yang mendasari, sedangkan sakit kepala sekunder merupakan gejala dari kondisi medis yang lebih serius. Yang termasuk dalam sakit kepala primer adalah sakit kepala tipe tensi (tension-type headache), migrain, dan cluster.

Salah satu kemungkinan penyebab sakit kepala yang Anda alami adalah tension type headache (TTH). TTH merupakan sakit kepala yang disertai kontraksi otot (tension headache), sakit kepala berdenyut, nyeri kepala unilateral (sebagian), atau muntah saat serangan. Sakit kepala tipe ini juga seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Beberapa faktor dapat menjadi pemicu timbulnya TTH, antara lain :

  • Stress : biasanya sakit kepala timbul di siang atau sore hari setelah stress bekerja atau ujian
  • Gangguan tidur
  • Posisi tubuh yang salah saat bekerja
  • Waktu makan yang tidak teratur
  • Kelelahan mata
  • Penghentian konsumsi kafein
  • dll

TTH dapat diatasi dengan istirahat, pemijatan bagian belakang kepala dan leher, serta minum obat penghilang rasa sakit jika tidak tahan, seperti paracetamol atau asam mefenamat yang dijual bebas. Namun, penggunaan obat-obatan tersebut tidak akan banyak membantu jika Anda tidak menghindari faktor pencetus terjadinya TTH.

 

Apabila dengan obat pereda rasa nyeri, sakit kepala tidak berkurang atau justru frekuensinya semakin meningkat maka kami sarankan untuk berkonsultasi ke dokter spesialis saraf untuk evaluasi menyeluruh karena dikhawatirkan ada penyebab lain dari sakit kepala tersebut.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar