Sukses

Penyebab Nyeri Kepala

04 Apr 2016, 21:50 WIB
Pria, 71 tahun.

Selamat siang...Papa saya riwayat jantung+penyumbatan pembuluh otak.Terakhir 1.5thn keluhan susah nafas lalu dirujuk ke spesialis penyakit dalam,Diagnosa paru penuh cairan sampai pernah koma selama 1 hari karena saturasi oksigen kurang.Sekitar 7 bulan lalu hingga sekarang mengalami pusing kepala yg hebati.Sempat masuk lagi opname dan di handle oleh dok jantung dan bagian dalam.Hingga sekarang keluhan pusing malah bertambah banyak dan sempat ronstgen paru 2x.....Pertanyaan saya....1. saya ingin tahu utk konsul yg cocok adalah spesialis paru atau kah spesialis penyakit dalam...2. Apakah bisa gara2 paru mengalami nyeri yg hebat di kepala spt diagnosa dokter penyakit dalam.....Terima kasih...

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dan lain sebagainya. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migrain, tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dan lain-lain.  Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh Tension Type Headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Anda bisa memeriksakan kondisi ayah anda pada kepada dokter spesialis Saraf terkait kondisi nyeri kepala

Semoga penjelasan ini bermanfaat.

Salam, 

0 Komentar

Belum ada komentar