Sukses

Vagina Sering Terangsang

04 Apr 2016, 06:47 WIB
Wanita, 23 tahun.

Assalamualaikum dok saya mau tanya kenapa saat terangsang miss v saya mudah sekali basah ? apakah ini normal bahkan saat sedang haid pun kadang terangsang kemudian basah .

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Keluhan Vagina  mengeluarkan cairan saat terangsang merupakan k eadaan yang wajar. Kelenjar-kelenjar pada vagina dan mulut rahim (serviks) memproduksi cairan dalam jumlah sedikit. Cairan ini mengalir keluar dari vagina setiap hari, membawa sel-sel tua dinding vagina. Dengan proses ini, vagina dijaga agar tetap sehat dan bersih. Cairan ini normal dan biasanya bening atau sedikit seperti susu dan tidak berbau. Warna dan kekentalan cairan berganti-ganti selama siklus menstruasi. Cairan akan lebih kental ketika terjadi ovulasi (dikeluarkannya sel telur dari indung telur), ketika menyusui, atau ketika terangsang secara seksual seperti yang terjadi pada Anda. 

Dan menjawab pertanyaan Anda,apakah wajar jika keputihan setiap hari? jawabannya adalah tidak wajar. Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
Berikut beberapa tips untuk mencegah keputihan:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab
  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat
  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam
  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu
  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keluhan yang Anda rasakan saat ini sangat menganggu, kami sarankan Anda memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk penanganan lebih lanjut. 

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar