Sukses

Beda Susu Segar Dan Susu Formula
04 Apr 2016, 09:39 WIB
Pria, 1 tahun.

Salam kenal dok nm saya resna saya ingin bertnya mengenai susu sapi dan susu formula Apa bedanya susu sapi dan susu formula . ank saya dr kcl alergi susu sapi .pas udh gede saya gnti sama susu formula ,karna ank saya gk doyan dan gk ada rasanya.mngkanya sya gnti .tp pas sya gnti anknya saya bintikz merah apa itu pengaruh dr susu .smpai skr ank saya ttp mke susu formula dan mngkin pinter ja pas mke susu morinaga .terima kasih dok

dr. Irma Rismayanty

Dijawab Oleh:

dr. Irma Rismayanty

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami mengerti rasa khawatir yang Anda rasakan. Sebelumnya, izinkan saya bertanya, berapakah usia anak Anda? Susu yang terbaik bagi bayi usia 0-6 bulan adalah ASI, maka disarankan bagi para ibu untuk memberikan ASI eksklusif selama masa tersebut, dan jika bisa, ASI dilanjutkan sampai usia dua tahun. Namun jika terdapat kendala pada ibu atau bayi, dapat diberikan susu formula.

Setelah anak berusia 1 tahun, susu hanyalah menjadi makanan tambahan bagi anak karena makanan utama anak sudah berupa makanan padat tiga kali sehari, atau sama dengan orang dewasa. Susu umumnya dikonsumsi 2-4 botol/hari @120-240 cc. Yang terpenting dalam makanan sehari-hari anak terdapat asupan karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah. 

Apakah beda susu segar dengan susu formula?

Susu segar adalah susu yang diperah dari sapi, kambing dan jenis hewan ternak lainnya yang masih murni dan tidak tercampur kolostrum. Susu segar sebaiknya diminum habis dan disimpan tidak lebih dari satu hari dalam lemari pendingin. Ketika akan dikonsumsi, sebaiknya susu segar dipanaskan terlebih dulu selama 5 – 10 menit pada suhu 70 derajat Celsius, jangan sampai mendidih karena akan merusak nutrisi serta membuat emulsi susu menjadi pecah. Susu segar yang telah dipanaskan sebaiknya segera diminum habis saat itu juga. Jika harus disimpan dalam suhu ruang, sebaiknya tidak lebih dari 2 jam. Bila disimpan dalam lemari pendingin, kemungkinan bisa bertahan sampai 12 jam. Lebih dari itu, susu biasanya telah basi karena telah tercemar bakteri. Jika akan diberikan pada balita sebaiknya gunakan botol atau gelas yang telah disterilisasi dengan cara direbus.

Dibandingkan dengan susu segar, susu formula memiliki kandungan protein, mineral susu serta kalori, yang lebih tinggi. Untuk memilih susu formula, yang Anda harus perhatikan adalah mencari susu formula yang memiliki kandungan gizi mirip dengan ASI. Hal yang dapat Anda lakukan adalah mencermati label kandungan nutrisi yang terdapat pada kemasan susu formula. Pastikan harga yang tertera memang sesuai dengan nilai nutrisi yang dimiliki produk yang ada.

Secara garis besar, terdapat beberapa jenis susu formula yaitu:

  • Susu formula sapi,
  • susu formula soya/isolat protein kedelai,
  • susu protein hidrolisat (ada yang partial, ada yang ekstensif, susu asam amino),
  • susu formula bebas laktosa, dan
  • susu formula spesial untuk bayi prematur atau bayi dengan kondisi spesial.

Susu Formula Sapi

Susu formula sapi adalah susu formula paling banyak tersedia saat ini. Bahan utama susu formula jenis ini adalah protein susu sapi yang gampang dicerna oleh bayi. Selain protein, susu formula sapi juga mengandung karbohidrat dan lemak susu sapi untuk mencukupi kebutuhan gizi buah hati.

Susu Formula Soya

Sedangkan susu formula bebas laktosa dan susu formula soya adalah susu formula yang dikhususkan untuk bayi yang memiliki intoleransi laktosa yaitu kondisi di mana bayi tidak mampu mencerna laktosa (gula alami dalam susu sapi).

Susu Formula Bebas Laktosa

Pada susu formula bebas laktosa, laktosanya telah diganti dengan jenis laktosa lain yang tidak berisiko meningkatkan intoleransi laktosa, sementara susu formula soya terbuat dari protein nabati yang mengandung sukrosa dan glukosa.

Penjelasan di atas tentunya hanya sebagai bahan pertimbangan dalam memilih susu formula. Jika Anda masih bingung, berkonsultasilah pada dokter spesialis anak tentang susu formula mana yang baik untuk nutrisi tambahan si buah hati.

Selain itu, susu formula lebih mudah diserap oleh sistim pencernaan bayi karena komposisi lemaknya cukup lengkap. Biasanya, susu formula dijadikan sebagai menu tambahan, akan tetapi mengingat kandungan nutirisnya yang sangat lengkap, seringkali susu formula dijadikan pengganti makanan. Meski demikian, hal ini tidak berarti anak boleh mengkonsumsi susu formula saja tanpa perlu lagi menyantap makanan lainnya. Makanan bergizi tetap wajib diberikan dengan susu formula sebagai tambahan. Susu formula penambah energi dan nafsu makan anak sebaiknya diberikan ketika nafsu makan anak menurun.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar