Sukses

Penyebab Anak Kembung, Apakah Alergi?
04 Apr 2016, 11:12 WIB
Wanita, 3 tahun.

Apakah anak alergi ada masalah dengan pencernaan? Karna anak sy tiap 2bln sekali selalu kembung2. Kata dokter Spa di sby, memang ada resiko alergi, wkt baby minum nutri Ha sampai umur 6bln lalu sy coba mixed dgn morinaga reguler, krn blm ada morinaga php wkt itu. Dan seiring jlnnya wkt,anak sy hanya mengalami kembung2 saja. Makan juga spt biasa.

Terima kasih atas pertanyaan Anda, 

Gangguan perut seperti kembung pada bayi dapat disebabkan oleh beberapa hal, seperti alergi susu, alergi makanan, infeksi, gangguan penceraan, dsb. Untuk megetahui penyebab kembung anak Anda, memang diperlukan pemeriksaan tubuh untuk mendiagnosa.  

Alergi adalah reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda asing tertentu atau yang disebut alergen. Apabila alergen masuk ke dalam tubuh seseorang, melalui berbagai cara, baik terhisap, tertelan, ataupun kontak dengan kulit, maka  sistem kekebalan tubuh seseorang yang memiliki alergi akan aktif dan menimbulkan reaksi yang berlebihan.

Gejala alergi pada anak bisa bermacam-macam, dari gatal di tubuh, sesak nafas, pilek berulang, batuk berulang, hingga gangguan pada pencernaan. Gangguan pada pencernaan dapat berupa perut kembung, diare, nyeri peurt, hingga sulit BAB. 

Seseorang dengan riwayat alergi tertentu dapat juga memiliki alergi terhadap beberapa hal. Alergi tidak dapat hilang sepenuhnya, yang dapat dilakukan bagi penderita alergi adalah dengan melakukan pencegahan atau penghindaran dari materi-materi yang dapat menyebabkan alergi. Maka, penting bagi Anda untuk mengetahui apa saja yang dapat memicu timbulnya reaksi alergi Anda dan menghindarinya. Ingat, obat-obatan yang Anda konsumsi hanyalah menghilangkan gejala yang timbul karena reaksi alergi, bukan menyembuhkan alergi.

Alergi dapat muncul karena faktor keturunan, lingkungan, ras, iklim, ketidakseimbangan susunan saraf otonom, dan sebagainya. Hasil penelitian menunjukkan, delapan puluh tujuh persen anak yang mendapatkan serangan alergi sebelum umur 10 tahun, lahir dari orangtua yang keluarganya alergis. Bahkan, orangtua dengan riwayat alergi turut menularkan risiko anak terkena alergi sebesar 40-50%. Namun, risiko anak terkena alergi pun tetap ada. Bisa juga terjadi anak alergis padahal kedua orang tuanya tidak. Pada kasus-kasus tertentu, faktor seperti infeksi memegang peranan. Yang jelas, semua orang dapat menderita alergi.  Untuk memastikan apakah benar anak Anda alergi bisa dilakuikan pemeriksaan darah ataupun pemeriksaan alergi seperti skin prick test. Kami sarankan Anda membawa anak Anda untuk melakukan pemeriksaan ke dokter anak. 

Kami sertakan artikel berjudul: Alergi, untuk informasi lengkap Anda.

 

 

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar