Sukses

Bintil Pada Penis

01 Apr 2016, 15:04 WIB
Pria, 20 tahun.

dok saya mau tanya di area kulit kelamin dari bulu hingga kantung testis mengapa ada bintil bintil kecilwarna putih , bentuknya mirip dengan habis cukur bulu tetapi lbh besar sedikit, tidak sakit atau yg lainnya dan ada bercak merah kecil, tidak banyak hanya pada 1 tempat pada bulu kelamin, dan juga ukuran leher kelamin sebelah kiri nampak seperti urat biru jadi bentuknya tidak simetris dengan leher bagian kanan

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sudah berapa keluhan tersebut muncul? Apakah baru-baru ini Anda baru melakukan proses cukur bulu kemaluan? Apakah alat yang digunakan adalah alat sekali pakai? Bagaimana penjagaan higienitas alat tersebut? Apakah terasa gatal? Ada beberapa penyebab bintil pada penis, yaitu :

1. Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules)

Bagaimana gejala dan tanda bintik di penis yang mengindikasikan kondisi Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules)? Berikut penjelasannya:

Hirsutis Corona Glandis (Pearly Penile Papules) biasanya diiring dengan munculnya:

  • bintik-bintik berbentuk kubah atau runcing,

  • diameternya kurang dari 0,5 cm,

  • sewarna kulit atau terlihat keputihan

  • biasanya berlokasi di kepala penis.

Biasanya tersusun mengelilingi kepala penis dalam beberapa baris. Bintik-bintik ini tidak berbahaya dan merupakan varian normal. Bintik-bintik ini tidak ditularkan melalui hubungan seksual.

2. Moluskum Kontagiosum

Bintik-bintik berbentuk kubah dengan lekukan di bagian tengahnya, diameternya dapat < 0,5 cm sampai berukuran sebesar biji jagung. Sewarna kulit atau kadang keputihan seperti lilin. Dapat terletak di mana saja sepanjang penis dan di daerah sekitar kemaluan. Penyakit ini ditularkan melalui hubungan seksual dan disebabkan oleh virus poks.

3. Herpes Genitalis (Herpes Simpleks)

Bintil-bintil berisi cairan jernih  atau bernanah, berkelompok di atas kulit yang memerah. Jika pecah maka akan terasa nyeri. Dapat disertai dengan demam, rasa lemas dan tidak nafsu makan. Penyakit ini merupakan infeksi menular seksual dan disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe II.  Namun, pada pelaku seksual oral, infeksi  di daerah genitalia dapat juga disebabkan oleh virus herpes simpleks tipe I.

4. Infeksi Jamur (Balanitis Kandida)
Bintil-bintil berdinding tipis dan berisi cairan nanah. Lokasinya biasanya terletak di daerah kepala penis dan lekukan kepala penis. Penyakit ini disebabkan karena infeksi jamur, kadang didapatkan dari kontak seksual dengan pasangan yang mengalami infeksi jamur. Biasanya timbul keluhan gatal dan bercak merah.

5. Skabies
Skabies adalah kelainan dapat berupa bintik-bintik kemerahan atau bintil-bintil berisi cairan jernih atau nanah. Terasa gatal terutama di malam hari. Ditularkan dalam kelompok oleh parasit Sarcoptes scabiei. Daerah lain yang dapat terkena adalah sela jari tangan, pergelangan tangan bagian dalam, siku bagian luar, lipat lengan bagian dalam, pusar, bokong dan perut bagian bawah.

Scabies adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau (mite) Sarcoptes scabei, yang termasuk dalam kelas Arachnida. Tungau ini berukuran sangat kecil dan hanya bisa dilihat dengan mikroskop atau bersifat mikroskopis. Penyakit ini mudah menular dari manusia ke manusia , dari hewan ke manusia dan sebaliknya.

Mengingat begitu bermacam-macamnya penyebab bintil pada penis, maka untuk memastikan penyebab dari keluhan Anda, kami sarankan agar berobat ke dokter kulit dan kelamin untuk evaluasi dan tatalaksana lebih lanjut. Selain itu, agar pengobatannya benar-benar sesuai dengan penyebab bintil tersebut. Adapun tampak 'urat biru' tersebut kemungkinan besar adalah pembuluh darah vena. Bila benar-benar pembuluh darah vena, maka hal ini tidak berbahaya dan tidak menimbulkan kelainan sekalipun tampilannya tidak simetris. Umumnya ketidaksimetrisan akibat pembuluh darah vena ini seharusnya tidak terlalu berat.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar