Sukses

Benjolan Pada Leher

31 Mar 2016, 12:06 WIB
Wanita, 30 tahun.

dok saya mau tanya???dok anak sya usiany 5,5th..terkena flek.6bln pertama pengobatan d cek melalui rontgen blm sembuh,lanjut pengobatan sampai 9bln.tp blum d rontgen krn kt dktr nunggu 6bln kmbali..tp yg membuat gelisah bnjolan d leher anak sya msih ada..apakah itu pertanda flek nya msih ada dan blum sembuh???apa yg hrus d lakukan???

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Tanya Dokter di KlikDokter.com.

Kami dapat memahami kekhawatiran Anda. Ada beberapa penyebab timbulnya benjolan di leher, yaitu :

  • pembesaran kelenjar tiroid (gondok): hipertiroidisme, hipotiroidisme, tumor kelenjar tiroid
  • pembesaran kelenjar getah bening: tumor kelenjar getah bening, TBC kelenjar, penyebaran kanker dari tempat lain, infeksi bakteri
  • pembesaran kelenjar air liur: parotitis, tumor parotis 
  • bisul (abses), biasanya disertai dengan keluhan nyeri, warna kemerahan

Beberapa benjolan yang timbul perlahan, dibarengi dengan batuk dalam jangka waktu lama (dalam kasus Anda 4 bulan) dapat dicurigai sebagai penyakit TBC kelenjar dan/atau TBC paru. 

TBC kelenjar adalah penyakit pada kelenjar tubuh (kelenjar getah bening) yang disebabkan oleh kuman TBC. Hubungannya dengan TBC Paru/Tuberkulosis Paru/ TB Paru (yang dikenal masyarakat dengan TBC) adalah memiliki jenis kuman yang sama, hanya saja lokasi sakitnya berbeda. TBC kelenjar menyerang kelenjar getah bening yang merupakan pertahanan tubuh terhadap penyakit, sedangkan TBC Paru menyerang daerah paru. Gejalanya pun berbeda.

Bila TBC Paru identik dengan batuk lama lebih dari 3 minggu yang tidak sembuh-sembuh meskipun diberi pengobatan batuk, maka TBC kelenjar umumnya ditandai dengan pembesaran dan pembengkakan kelenjar getah bening yang ada di tubuh. Kelenjar yang paling sering diserang terlebih dahulu adalah kelenjar daerah leher dan rahang. Selain pembesaran kelenjar yang menjadi teraba, adalah badan terasa  meriang dan pegal.

Kuman TBC sendiri sebenarnya dapat menyerang tubuh mana saja; mulai dari otak, saluran pencernaan atau kemih, hingga tulang. Tentunya semua jenis TBC tersebut harus diobati dan dalam pengobatan harus dilakukan kontrol pengawasan yang ketat karena obat diminum dalam jangka lama 6-9 bulan. 

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis paru atau penyakit dalam agar dapat dievaluai lebih lanjut untuk mendapatkan terapi yang tepat.  Benjolan dan batuk tersebut tidak dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Lamanya pengobatan bervariasi pada tiap individu, tergantung pada respon pengobatan yang telah diterima. Karena respon tubuh seseorang terhadap suatu pengobatan dapat berbeda-beda.

Demikianlah informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar