Sukses

Tes IVA

31 Mar 2016, 12:31 WIB
Wanita, 26 tahun.

Selamat Pagi Dok, Saya wanita dan baru menikah, 3 hari yg lalu saya menemukan beberapa papila kecil di dekat lubang vagina... Besoknya saya pergi ke dokter SpKK, waktu pertama pemeriksaan beliau bilang itu tidak apa2 hanya ukung saraf... tapi karena saya ragu saya sedikit memaksa beliau dan akhirnya beliau memeriksa lagi dengan kaca pembesar dan barulah beliau menyadari adanya Papila kecil... Dr SpKK ragu bahwa itu adalah kutil kelamin tapi beliau mengoleskan pedofilin ke papila (rasanya panas) dan beliau menyarankan saya agar mencucinya setelah 4 jam... ini hari ke 2 setelah di oles tapi menurut saya tidak ada perubahan apa2 pada papila,,, setelah saya membaca beberapa referensi di internet gejala dan bentuk papila di vagina saya lebih mirip dengan vestibular papillae.. Sp.KK saya tidak melakukan tes asam asetat sebelum memberikan pedofilin.. sedangkan yg saya baca untuk membedakan itu Kutil Kelamin (HPV) atau bukan bisa menggunakan Asam Asetat (apakah benar?)... apakah tes asam asetat bisa dilakukan sendiri?,,, mohon saran apa yg bisa saya lakukan, karena saya yakin saya selalu menjaga kebersihan dan tidak pernah melakukan kegiatan yg aneh2...

Terima kasih Anda telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

IVA adalah pemeriksaan skrining kanker serviks dengan cara inspeksi visual pada serviks dengan pemberian asam asetat. Setelah dilihat posisinya, leher rahim dipulas dengan asam asetat 3-5%, selama 1 menit. Pemberian ini tidak menyakitkan dan hasilnya langsung saat itu juga dapat disimpulkan Normal (Negatif), atau Positif (ada lesi pra-kanker). Asam asetat atau dikenal dengan asam cuka berguna mendeteksi dini kanker serviks secara mudah dan murah. Cara ini selain mudah dan murah, juga memiliki keakuratan sangat tinggi dalam mendeteksi lesi atau luka prakanker, yaitu mencapai 90 persen. Deteksi dini ini tidak harus dilakukan oleh dokter, tetapi bisa dipraktikkan oleh tenaga terlatih seperti bidan di puskesmas. Dan dalam waktu sekitar 60 detik sudah dapat dilihat jika ada kelainan, yaitu munculnya plak putih pada serviks. Plak putih ini bisa diwaspadai sebagai luka prakanker.

Kategori pemeriksaan IVA ada beberapa kategori yang dapat dipergunakan, salah satu kategori yang dapat dipergunakan adalah:

  • IVA negatif = Serviks normal.
  • IVA radang = Serviks dengan radang (servisitis), atau kelainan jinak lainnya (polip serviks).
  • IVA positif = ditemukan bercak putih (aceto white epithelium). Kelompok ini yang menjadi sasaran temuan skrining kanker serviks dengan metode IVA karena temuan ini mengarah pada diagnosis Serviks-pra kanker (dispalsia ringan-sedang-berat atau kanker serviks in situ).
  • IVA- Kanker serviks Pada tahap ini pun, untuk upaya penurunan temuan stadium kanker serviks, masih akan bermanfaat bagi penurunan kematian akibat kanker serviks bila ditemukan masih pada stadium invasif dini.

Jika ditemukan ada kelainan pada Tes IVA, yaitu positif pra-kanker (gejala kanker), dapat diobati dengan krioterapi. Yaitu pengobatan dengan pendinginan (dengan gas dingin) efek samping ringan dan mudah diatasi. Jika setelah menjalani pengobatan masih didapatkan gejala yang mengganggu, kami sarankan Anda berkonsultasi kembali dengan dokter spesialis kandungan dan kebidanan Anda untuk evaluasi lebih lanjut. Dengan demikian kelainan yang ada dapat segera diatasi.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar