Sukses

Penis Sering Mengeluarkan Cairan

30 Mar 2016, 17:22 WIB
Pria, 25 tahun.

selamat malam. saya budiyanto di ciledug - tangerang saya mau bertanya, kenapa yah dok penis saya sering mengeluarkan cairan seperti sperma yang kadang cairan itu bening kadang juga agak kecoklatan, kadang cair kadang juga kental. mirip sekali dengan sperma. terahir saya berhubungan sex kata pasangan saya itu cairanya sperma saya juga membuat vagina pasangan saya gatal. mohon jawabanya.

Halo. Terima kasih telah menggunakan layanan e- konsultasi KlikDokter.com

Keluarnya cairan dari penis dapat berupa suatu kondisi yang normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Secara fisiologis, pengeluaran terjadi saat laki-laki terangsang secara seksual. Cairan ini bersifat pelumas sebelum ejakulasi. Pada pria yang belum disunat, dapat terjadi penumpukan smegma di kulup (frenulum) dan bergabung dengan cairan pelumas ini, sehingga dapat terlihat bercak putih. Bila rangsangan diteruskan, dapat terjadi ejakulasi pada pria yang mengeluarkan cairan mani.
 
Akantetapi pada suatu kondisi, cairan ini dapat keluar saat tidak ada rangsangan seksual karena adanya infeksi. Cairan dapat bersifat putih kehijauan atau bening. Keluarnya cairan yang patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual ataupun infeksi saluran kemih. Biasanya selain keluhan keluarnya cairan dari kemaluan juga disertai dengan keluhan nyeri saat berkemih,perasaan tidak tuntas saat berkemih, sering berkemih/anyang-anyangan, dan lain sebagainya. 

Keluarnya cairan seperti nanah dari kemaluan dan gangguan berkemih, merupakan suatu pertanda adanya proses infeksi pada saluran kemih/kemaluan. Adapun infeksi yang dimaksud umumnya disebabkan oleh kuman yang dapat ditransmisikan melalui hubungan seksual seperti gonore, klamidia, dan kuman lainnya. Infeksi kuman yang berbeda menyebabkan jenis cairan yang berbeda. Diagnosis perlu ditentukan dengan pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan cairan yang keluar dari kemaluan. Olehkarna itu kami sarankan sebaiknya Anda dan pasangan melakukan pemeriksaan langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin.

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar