Sukses

Ingin Anak Paska Terjadi Kelumpuhan

01 Apr 2016, 10:40 WIB
Pria, 29 tahun.

Selamat sore dok. Saya seorang penyandang disabilitas ( Paraplegia ) thoracal 2 Saya ingin bertanya, apakah ada kemungkinan saya untuk dapat memiliki anak ? dikarenakan setiap kali saya berhubungan intim dengan istri saya saya tidak dapat ejakulasi, lebih tepatnya sperma saya tidak keluar. dan selama saya menjadi paraplegia saya belum pernah sekalipun melihat cairan sperma saya keluar. dan saya ingin mengetahui apakah paraplegia masih memiliki sperma atau tidak

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah memilih untuk berkonsultasi dengan kami

Sebelumnya kami turut prihatin atas apa yang Anda alami. Kelumpuhan memang tidak hanya menyebabkan kelainan fisik namun juga psikologis terhadap kehidupan seksual. Kondisi psikologis mengenai apa yang terjadi berpengaruh terhadap kemampuannya untuk melakukan hubungan seksual.

Secara umum terdapat 2 cara seorang pria dapat ereksi. Pertama disebut juga dengan ereksi psikogenik. Jenis ereksi ini merupakan akibat atas pikiran dan pandangan terhadap sesuatu yang erotis. Input erotis ini akan diteruskan ke otak kemudian diteruskan ke saraf spinal T10-L2 yang kemudian menyebabkan penis ereksi. 

Ereksi yang kedua adalah ereksi reflek dimana terdapat stimulasi pada penis atau organ erotis lain seperti puting dan telinga secara langsung sehingga menyebabkan penis ereksi. Jenis ereksi ini merupakan jenis ereksi yang terjadi secara tidak disadari. Pada umumnya pada pasien yang mengalami kelumpuhan dapat mengalami ereksi jenis ini. 

Menurut penelitian, ejakulasi dapat terjadi pada 70% pasien dengan kelumpuhan sisi bawah yang tidak komplit dan pada 17% pasien dengan kelumpuhan sisi bawah yang komplit. Sperma pasien umumnya tidak menurun beberapa bulan sampai tahun pertama mengalami kelumpuhan. Apabila merencanakan pembuahan untuk kehamilan maka ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkan sperma yang dapat membuahi seperti Penile vibratory stimulation (PVS) , Rectal probe electroejaculation (RPE), dan pengambilan sperma langsung dari testis. Untuk merencanakan kehamilan, kami menganjurkan Anda untuk menghubungi dokter spesialis urologi dan spesialis kebidanan kandungan untuk tatalaksana lebih lanjut dan penjelasan lebih menyeluruh.

Semoga keluhan Anda cepat teratasi ya

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar