Sukses

Langsung BAB Setelah Makan dan Perut Buncit

30 Mar 2016, 06:03 WIB
Wanita, 22 tahun.

dok, saya mau tanya, pacar saya setiap kali setelah makan pasti langsung BAB, sehari bisa 3x bahkan bisa lebih, tetapi perutnya tetep buncit, buncitnya gede, apakah itu normal atau tidak ya dok? apa ada penyakit? kalau iya penyakitnya apa ya dok, mohon bantuannya ya dok, terimakasih

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keinginan BAB setelah makan tergolong normal selama konsistensi feses yang dikeluarkan tidak berubah, misalnya menjadi lebih cair, atau disertai lendir atau darah. Makanan yang masuk ke saluran cerna akan melewati proses pencernaan, apabila sebelumnya sudah ada makanan yang masuk, maka usus akan berusaha memberi ruang pada makanan berikutnya sehingga frekuensi BAB dapat bertambah. 

Frekuensi BAB juga dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Beberapa jenis makanan dan minuman dapat meningkatkan gerak peristaltik usus dan mengiritasi saluran cerna sehingga BAB menjadi lebih sering. Contohnya kafein, makanan pedas, makanan berserat, pemanis buatan maltitol, kemudian pada beberapa kasus penderita intoleransi laktosa dimana tubuh kekurangan enzim laktosa untuk mencerna produk pangan yang mengandung laktosa (misalnya susu dan produk olahannya), dsb. Yang perlu dikhawatirkan adalah bila konsistensi feses berubah menjadi cair, disertai keluhan diare atau mencret, nyeri perut hebat, feses berlendir atau berdarah, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk evaluasi adakah penyebab lain yang mendasari disertai terapi yang optimal.

Kemudian beberapa contoh lain gangguan organ dalam perut yang ditandai gangguan BAB adalah:

  • Gangguan lambung/maag, GERD: mual, muntah, nyeri ulu hati, rasa panas di kerongkongan, rasa pahit di mulut, begah, perut kembung, sering bersendawa, dan sebagainya
  • Infeksi saluran cerna: demam, nyeri perut, diare atau konstipasi, nafsu makan menurun, dan sebagainya
  • Kanker usus: BAB berdarah, penurunan berat badan, nyeri perut, dan sebagainya
  • Penyakit hati: kuning, BAK seperti teh, BAB warna pucat, dan sebagainya.

Apabila terdapat keluhan lain yang disebutkan di atas, kami sarankan pacar Anda menemui dokter untuk dilakukan pemeriksaan fisik dan memastikan diagnosis penyakit. 

Selanjutnya mengenai perut buncit. Perut buncit bisa disebabkan oleh berbagai macam penyebab, di antaranya adalah timbunan lemak visceral dalam tubuh, kembung (terisi banyak gas), terisi cairan (asites), dan lainnya. Penyebab paling umum yakni penimbunan lemak dikarenakan kelebihan kalori, pola makan yang tidak teratur dan kurangnya olahraga.

Untuk mengecilkan perut, Anda dapat melakukan olah raga. Olah raga sebaiknya dilakukan bertahap. Hal ini ditujukan untuk memberikan kesempatan kepada otot tubuh anda untuk beradaptasi terlebih dahulu. Olahraga dapat dimulai dengan melakukan olahraga aerobik, seperti jogging, bersepeda, dll yang memiliki intensitas ringan hingga sedang. Jangan lupa untuk melakukan pemanasan otot terlebih dahulu. Untuk olahraga ketahanan seperti angkat beban dan alat-alat lain untuk mengencangkan otot-otot tubuh, misal otot perut, lakukanlah mulai dari intensitas ringan terlebih dahulu baru dinaikkan secara bertahap. Jangan terburu-buru dan terlalu memaksakan diri. Diperlukan kesabaran dan latihan teratur untuk mengencangkan kembali otot perut Anda. Contoh latihan dengan target otot perut yang efektif antara lain posisi plank, sit up, dan crunch.

Anda juga perlu mengatur asupan kalori dan mengatur waktu beristirahat. Diet yang dianjurkan adalah diet rendah lemak, tinggi serat, tinggi karbohidrat kompleks, dengan protein. Perbanyak buah dan sayur, kurangi jenis karbohidrat simpleks seperti nasi putih, dan roti putih. Anda dapat mengonsumsi beras merah atau roti gandum sebagai pengganti karbohidrat simpleks. Batasi makanan gorengan dan perbanyak makanan rebus, kukus, atau panggang. Gunakan minyak zaitun dalam jumlah sedikit apabila ingin menumis sayuran. Hindari konsumsi makanan instan seperti sosis, sarden, kornet, dll. Sebaiknya setelah pukul 18.00, Anda tidak lagi mengkonsumsi makanan dengan kalori tinggi. Perbanyak minum air putih (minimal 8 gelas sehari). Dan saran yang terakhir adalah berolahragalah terutama aerobik dan latihan otot perut secara teratur (3x/minggu) apabila ingin mendapatkan hasil optimal. Perut Anda akan mengecil seiring dengan penurunan berat badan.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar