Sukses

Gatal di Paha pada Ibu Hamil

28 Mar 2016, 17:50 WIB
Wanita, 23 tahun.

siang dok, saya sedang hamil 25-26mgg ,keluahannya disekitar paha saya gatal dok, awalnya kecil lama2 melebar bentuknya bintik2 kalau diraba karna digaruk jadi luka dokk.. kira2 salep yg aman untuk ibu hamil apa ya dokk ?trimakasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Gatal-gatal yang ada di sekitar pangkal paha biasanya berupa infeksi jamur. Rasa gatal dirasa makin hebat ketika panas dan berkeringat. Biasanya gambaran lesinya berupa pulau-pulau, dengan tepi meninggi (daerah yang lebih aktif), dan gatal terutama di sekitarnya (daerah pinggir). Infeksi jamur dapat meluas sampai ke daerah pinggul maupun perut. Kemungkinan penyebab lain adalah alergi atau iritasi. Saya menyarankan  Saudari untuk memeriksakan diri ke dokter untuk mendapatkan diagnosis yang jelas. Karena pada dasarnya diagnosis kelainan kulit harus dilihat. Dokter juga dapat melakukan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan mikroskop untuk mendapatkan diagnosis pasti.

Jika memang penyebabnya adalah infeksi jamur, dapat dilakukan penanganan nonfarmakologis dan farmakologis. Terapi farmakologis adalah menghilangkan faktor pencetus. Hal ini dilakukan dengan cara mandi teratur dua kali sehari, berganti pakaian dalam setiap kali banyak berkeringat dan setiap kali mandi, menggunakan bahan yang tipis, dan menghindari penggunaan celana ketat,. Saudari sebaiknya juga tidak menggunakan handuk ataupun celana bergantian dengan orang lain. Celana Saudari sebaiknya juga direndam terlebih dahulu menggunakan karbol (untuk yang berwarna) selama 1 – 2 jam dan pemutih (untuk warna putih) selama 15 – 30 menit. Selain itu, Saudari juga harus menjaga kesehatan dan mempertahankan asupan nutrisi yang baik. Karena walaupun dilakukan pengobatan yang teratur tapi jika tidak diikuti dengan penghilangan sumber penularan dan faktor pencetus, jamur akan muncul kembali.

Medikamentosa yang digunakan adalah obat antijamur, dapat berupa salep (bila lesi jamur tidak terlalu lebar) atau obat minum. Salep antijamur (ketokonazol, mikonazol) digunakan sekurang-kurangnya 2 minggu setelah lesi menyembuh. Pengobatan dengan obat yang diminum diperlukan jika lesi luas atau gagal dengan pengobatan topikal. Gatal yang ada sebaiknya tidak digaruk. Selain menghindari suasana lembab pada daerah tersebut, dapat digunakan bedak untuk menjaga daerah tersebut tetap kering.

Untuk mendapatkan pengobatan yang tepat dan aman untuk ibu hamil, kami menyarankan agar Anda dapat memeriksakan diri secara langsung ke dokter spesialis kulit dan kelamin guna mendapatkan penanganan yang sesuai. 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar