Sukses

Buang Air Besar Tidak Teratur

27 Mar 2016, 11:20 WIB
Wanita, 17 tahun.

Halo Dok, saya Fara 17 tahu. Akhir-akhir ini sy sering merasa tidak nyaman di perut. Seperti mulas dan begah, untuk BAB sendiri berwarna kehitaman dan agak encer dan berkali-kali seperti diare. Saat BAB,muncul rasa mulas yangtidak tertahankan, saya termasuk orang yang memiliki siklus BAB tidak teratur bahkan saya juga pernah satu minggu tidak BAB sehingga perut terasa begah bahkan perut sering berbunyi. Sebelumnya saya memiliki riwayat Gastritis apakah ini termasuk pengaruh dari Gastritis tersebut atau ada hal lain? terima kasih Dok mohon jawabannya :)

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Jika Anda selama seminggu tidak buang air besar, maka Anda mengalami buang air besar tidak lancar, atau disebut juga dengan konstipasi.

Konstipasi merupakan suatu keadaan di mana feses menjadi lebih keras dan sulit untuk dikeluarkan, sehingga frekuensi buang air besar menjadi lebih jarang dari biasanya. Frekuensi buang air besar berbeda-beda pada setiap orang. Tidak semua orang mampu buang air besar setiap hari.

Konstipasi terjadi karena kecepatan makanan melewati kolon (usus besar) terlalu lambat, sehingga kolon memiliki waktu yang lebih banyak untuk menyerap air yang terkandung dalam sisa-sisa makanan, dan hal ini menyebabkan feses menjadi keras dan kering. Beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya konstipasi antara lain:

  • Kurang minum untuk waktu yang lama

  • Kurang olah raga

  • Kurang asupakan makanan berserat

  • Konsumsi kafein, teh atau alkohol yang berlebihan

  • Kebiasaan menunda buang air besar.

  • Penggunaan beberapa jenis obat, seperti obat penghilang rasa sakit dan pereda batuk yang mengandung kodein, obat antidepresi, obat antikejang, suplemen zat besi, beberapa jenis obat-obatan antihipertensi, dan obat-obatan yang mengandung kalsium dan aluminium

  • Penggunaan obat-batan pencahar secara berlebihan dan untuk waktu yang lama. Penggunaan obat pencahar secara berlebihan dapat merusak persarafan dan dinding usus besar sehingga menimbulkan terjadinya konstipasi.

  • Kelainan hormonal, seperti pada keadaan hipotiroidisme, hiperparatiroidisme, dan keadaan dimana kadar estrogen dan progesteron tinggi dalam darah seperti saat menstruasi dan saat hamil.

  • Adanya penyakit yang diderita yang menimbulkan gangguan pada persarafan dinding kolon seperti : kencing manis, skleroderma, dan kanker kolon.

  • Adanya kelainan pada sistem persarafan tubuh, seperti pada penderita penyakit parkinson, multiple sklerosis, dan kelainan tulang belakang.

  • Adanya luka pada kulit anus

  • Adanya kelainan psikologis akibat kecemasan yang berlebihan, dan sebagainya.

Sebagian besar kasus konstipasi dapat diatasi dengan melakukan perubahan gaya hidup, seperti :

  • Konsumsi makanan berserat tinggi setiap hari.

  • Tingkatkan asupan cairan ke dalam tubuh minimal 8 gelas sehari (2 gelas saat bangun pagi, 4 gelas sepanjang hari, 2 gelas saat akan tidur). Konsumsi makanan yang kaya akan serat harus diimbangi dengan minum cairan dalam jumlah banyak. Peningkatan asupan cairan ke dalam tubuh tanpa diikuti oleh peningkatan asupan serat tidak akan memberikan pengaruh yang bermakna dalam mengatasi konstipasi.

  • Olahraga secara teratur

  • Jangan menunda keinginan untuk BAB.

Jika masalah konstipasi  sudah berlangsung cukup lama, sebaiknya segera memeriksakan diri anda ke dokter untuk mencegah terjadinya komplikasi dari konstipasi seperti hemoroid (wasir) atau fisura ani (luka pada kulit disekitar anus).

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar