Sukses

Bengkak Pada Testis

24 Mar 2016, 22:51 WIB
Pria, 20 tahun.

Dok mau nanya Testis sebelah kanan saya bengkak dan tidak kunjung kempes dok .. Gejala awal ada nyeri dibagian bawah perut sampai ke skotrum .. Merah gatal dan nyeri jika dibuat berdiri dan berjalan .. Kemudian sy raba agak sedikit nyeri kenyal"keras .. BAK dan BAB lancar .. Tp stlah sy periksa ke klinik katanya penyakit orchitis .. Dan kemudian diberi obat nyeri dan cefixime .. Perlahan semua keluhan hilang walaupun sdikit masih ada tp tdk sprt sblmnya .. Kedua periksa lagi karena belum kempes dan diberi obat nyeri dan clindamicyin .. Semua keluhan nyeri hilang .. Tetapi sy raba kmbali testis tetap bengkak agak keras dan tidak ada rasa apaapa .. Terkdang ada nyeri biasa bagian pojok bawah perut .. Tp gak separah pertama kali .. Cmn nyeri biasa .. Ada apa ya dok ?? Apa bisa kempes ?? Apa terlalu bnyak aktifitas sehingga berpengaruh dok ?? Sehingga nggk kempes" Terima kasih ..

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Kami memahami kekhawatiran Anda atas kondisi yang Anda alami. Pertama-tama kami perlu mengajukan beberapa pertanyaan: sejak kapan keluhan ini dialami oleh Anda? Apakah terdapat area kemerahan pada testis? Apakah terdapat benjolan pada testis Anda? Jika ya, bagaimana benjolan tersebut (lunak,/berbatas tegas/dsb)? Bagaimana dengan BAK Anda? 

Kami tidak dapat menyimpulkan diagnosis keluhan yang dialami Anda. Namun berdasarkan cerita Anda, kemungkinan Anda mengalami infeksi pada testis (orchitis) atau mungkin juga hernia inguinalis. 

Namun, untuk memastikan diagnosis pastinya, kami memerlukan anamnesis lebih lanjut, pemeriksaan fisik secara langsung dan pemeriksaan penunjang (jika diperlukan). Untuk itu, kami menganjurkan agar Anda dapat memeriksakan diri ke dokter spesialis urologi.

Berhubung Anda bertanya tentang varikokel, izinkan kami menjelaskan tentang varikokel. Varikokel adalah pelebaran pembuluh darah vena pada skrotum (buah zakar) yang mempendarahi testis atau disebut juga varises pada buah zakar. Aliran darah di vena diatur dengan katup 1 arah yang mencegah aliran darah kembali. Fungsi katup yang terganggu atau penekanan dari pembuluh darah vena dapat menyebabkan pembesaran dari vena yang berujung terhadap pembentukan varikokel.

Penyebab dari varikokel ini diantaranya adalah idiopatik yang disebabkan karena fungsi katup vena yang tidak bekerja sempurna. Varikokel umumnya terjadi pada 15-20% pria dan penyebab gangguan kesuburan pada 40% pria. Penyebab lain adalah varikokel sekunder yang disebabkan oleh penekanan pada vena yang umumnya terjadi akibat keganasan di rongga panggul / perut. Biasanya terjadi pada pria di atas usia 40 tahun.

Pada pemeriksaan fisik dapat  terlihat adanya pembengkakan pada skrotum dan rasa nyeri serta rasa berat. Jika dipegang, dapat terasa seperti kita memegang kantung yang berisi banyak cacing.

Tidak semua varikokel membutuhkan operasi, yang memerlukan operasi adalah :
1. Jika varikokel tersebut dapat teraba (sudah cukup besar)
2. Jika suami dan istri terbukti ada infertilitas
3. Jika istrinya subur
4. Jika hasil tes sperma pada laki-laki membuktikan adanya gangguan

Varikokel dapat menyebabkan gangguan produksi sperma. Pria dewasa yang memiliki varikokel disertai analisis semen (kualitas dan kuantitas sperma) yang abnormal dan berniat untuk memiliki anak, maka disarankan untuk melakukan terapi pada varikokelnya, yaitu operasi. Repair atau perbaikan dari varikokel telah dibuktikan berdasarkan penelitian dapat memperbaiki kualitas dan kuantitas sperma atau dalam kata lain dapat memperbaiki kesuburan.

Varikokel memang akan mengecil setelah operasi dilakukan, yang pasti lebih kecil dari sebelum operasi. Sebenarnya tujuan utama operasi varikokel ini adalah untuk memperbaiki kualitas dan kuantitas dari sperma yang anda miliki. Dalam waktu 4-6 bulan sesudah operasi sebaiknya dilakukan follow-up untuk menganalisis kualitas dan kuantitas sperma, dibandingkan dengan sebelumnya. Penelitian tentang varikokel yang diterbitkan oleh Jurnal Urologi Indonesia menghasilkan suatu kesimpulan dimana 6 bulan setelah operasi terdapat perbaikan signifikan volume testis kiri dan konsentrasi spermatozoa. 

Pengobatan varikokel selain operasi dapat dilakukan embolisasi varikokel dengan memasukkan kateter atau selang kecil ke pembuluh darah vena di bawah bimbingan x-ray. Cincin metal akan diletakkan di pembuluh darah vena spermatika sinistra (kiri) untuk menghambat aliran darah ke vena di bawahnya. Namun hal ini masih di dalam penelitian.

 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar