Sukses

Takaran Makan Untuk si Kecil
23 Mar 2016, 10:28 WIB
Wanita, 1 tahun.

Berapakah takarN menu yang pas unk si kecil?

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Pada pemberian makan untuk si kecil, porsi yang disiapkan disesuaikan dengan usia dan kebutuhannya berdasarkan aktivitasnya. Saat baru memulai MPASI, yaitu usia 6 bulan, porsi makanan padat yang diperkenalkan adalah 1 sendok makan. Porsi ini perlahan ditingkatkan ketika kemampuan makannya sudah baik. Begitu pula dengan tekstur makanannya, mulai dari makanan yang dibuat sehalus mungkin (puree), bertekstur kasar hingga makanan seperti untuk orang dewasa.

Untuk bayi usia 4-6 bulan, Anda dapat memberikan jenis makanan berikut yang dihaluskan (dibuat menjadi pure) : kentang, apel, pisang, peach, pear, sereal, dan bubur susu. Anda dapat menambahkan sedikit ASI/susu formula ke dalam pure buah tersebut, agar si kecil yang sudah terbiasa dengan rasa susu dapat menerima makanan padat tersebut dengan baik. Cobalah dahulu porsi sebanyak 1 sendok makan. Jika si kecil sudah mulai bisa menerima, tingkatkan porsinya sedikit demi sedikit.

Untuk usia 6-8 bulan, Anda dapat menambahkan : alpukat, wortel matang, ubi, pepaya, daging (ayam, ikan, daging, dll), tahu, kacang-kacangan. Tekstur pure sudah dapat Anda kentalkan dengan menambahkan lebih sedikit cairan (air/susu formula/ASI). Frekuensi MPASI makanan utama/makan besar diberikan bertahap 2 – 3 kali sehari dengan jumlah takaran makanan MPASI dinaikkan bertahap dari 2 – 3 sendok makan menjadi ½ cangkir/mangkok (125 mL) per kali pemberian. Jadi saat bayi umur 6 bulan 2 minggu diharapkan sudah lancar makan sehingga bisa diberikan takaran setengah mangkok (125 mL)  saat makan. –> ukuran cangkir/mangkok yg digunakan 250 mL.

Untuk bayi usia 8-10 bulan, Anda bisa mulai meningkatkan tekstur makanan si kecil, tidak perlu terlalu halus lagi (menjadi bubur saring). Anda juga sudah bisa mencoba memberikan dia makanan yang dapat dipegangnya (finger food). Untuk usia 10-12 bulan, Anda dapat menambahkan keju, buah yang dipotong kotak-kotak kecil, pasta, yogurt, dan telur.

Pada usia tersebut, frekuensi MPASI makanan utama (makan besar) diberikan 3 – 4 kali sehari. Berikan snack 1 – 2 kali sehari dengan jumlah takaran makanan MPASI dinaikkan bertahap menjadi ½ cangkir/mangkok (125 mL) –> ukuran cangkir/mangkok 250 mL.

Setelah lewat usia 12 bulan, anak Anda sudah mulai dapat memakan makanan orang dewasa dan minum susu cair (susu UHT atau pasteurisasi). Frekuensi MPASI makanan utama (makan besar) diberikan 3 – 4 kali sehari dan juga 1 – 2 kali snack tambahan.

Takaran makan dan frekuensi makan ini tentu saja tidak bisa dipaksakan untuk semua anak. Masing- masing anak memiliki kemempuan makan dan kebutuhannya sendiri- sendiri. Pada anak yang cenderung aktif, Anda dapat menambahkan porsi makannya untuk memenuhi kebutuhan energi ekstra nya. Sebaliknya, ada anak- anak yang kemampuan makannya terbatas. Pada anak yang kemampuan makannya terbatas, Anda dapat menawarkan makan dengan takaran yang disesuaikan dengan kemampuannya namun frekuensinya lebih sering. Bagaimanapun hindari memaksa anak untuk makan. Buat suasana makan tetap positif dan menyenangkan sehingga si kecil tetap nyaman saat waktu makan tiba.

Semoga penjelasan tersebut menjawab pertanyaan Anda dan si kecil senantiasa sehat dan aktif ya.

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar