Sukses

Cara Pengobatan GERD

24 Mar 2016, 22:43 WIB
Pria, 46 tahun.

Mohon petunjuk cara pengobatan GERD

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Terkait GERD, kumpulan keluhan yang sering terjadi adalah perut kembung, terasa penuh sehingga mudah kenyang, perut perih di bagian atas (ulu hati), sering bersendawa, mual, muntah, dll, yang dikenal sebagai sindrom dispepsia. Dispepsia biasanya disebabkan oleh penyakit ulkus lambung atau kelebihan asam lambung. Jika asam lambung naik ke kerongkongan (refluks) maka disebut GERD (Gastro-esophageal reflux disease).

Faktor-faktor risiko yang mengakibatkan GERD termasuk kehamilan, obesitas, diet lemak tinggi, obat-obatan tertentu, stres, konsumsi tembakau atau alkohol dan sebagainya. Gejala GERD adalah perut yang mulas, rasa asam atau pahit di bagian belakang mulut atau tenggorokan, masalah menelan, mual, nyeri dada dari GERD dapat meniru serangan jantung, kembung, begah/sesak, dan banyak lainnya.

Pengobatan GERD meliputi banyak hal. Yang utama dan terpenting adalah perubahan gaya hidup:

  • Obesitas dan kelebihan berat badan meningkatkan GERD. Penurunan berat badan dapat mengurangi gejala GERD
  • Berhenti merokok
  • Hindari stres
  • Pasien yang dianjurkan untuk makan dalam porsi kecil namun lebih sering. Makanan terakhir hari harus diambil minimal 4 jam sebelum tidur. Berbaring segera setelah makan dapat memperburuk gejala GERD.
  • Hindari makanan dan minuman yang memicu asam lambung seperti alkohol, kopi, cokelat, asam, makanan berlemak atau pedas.
  • Hindari pakaian ketat terutama di sekitar perut.
  • Meniinggikan ujung kepala saat tidur sekitar 20 cm dengan menempatkan ganjalan atau blok di bawah bantal akan membantu untuk mengurangi gejala GERD.
  • Hindari penggunaan obat-obat yang dapat meningkatkan risiko GERD, seperti obat-obat antinyeri/NSAID (ibuprofen, asam mefenamat, dll), nitrat, antikolinergik, antidepresan trisiklik.

Terapi GERD adalah dengan obat yang dapat menetralkan asam lambung atau dengan mengurangi produksi asam, seperti Antasid, Alginates (alternatif untuk Antasid), PPIs (omeprazole, lansoprazole) dan pada kasus yang berat dapat memerlukan tindakan operasi. Terapi GERD biasanya membutuhkan waktu lama, bisa sampai 2-3 bulan, biasanya perkembangan dilihat setiap 1-2 minggu.

Lakukan pengobatan secara teratur dan lakukan saran-saran di atas untuk mengurangi gejala GERD. Mengenai pilihan jenis obat yang tepat, kami menganjurkan untuk memeriksakan diri lebih lanjut kepada dokter spesialis Penyakit Dalam untuk disesuaikan dengan kondisi fisik Anda. 

GERD yang tidak diobati dengan tepat dapat berpotensi menjadi kanker.  Barret's esofagus merupakan komplikasi dari penyakit gastro-esophageal reflux disease (GERD). Barret's esofagus ini merupakaan perlukaan/kelainan pada lapisan esofagus/kerongkongan akibat paparan asam lambung dalam waktu lama. 

Berikut kamil lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat:

Demikian informasi yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar