Sukses

Nyeri Kepala dan Keluhan Mata Silau

31 Mar 2016, 11:23 WIB
Wanita, 22 tahun.

halo dok, sudah 5hari berturut2 sakit kepala belum hilang, perut nyeri dan mual, rambut rontoknya semakin banyak dari biasanya, mata sakit jika melihat cahaya yg berlebihan. itu gejala apa ya dok? apa solusi dan obatnya. terima kasih

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klik Dokter.

Terdapat beberapa penyebab sakit kepala dan perlu diketahui bahwa sakit kepala umumnya tidak diketahui sebabnya (lebih kurang 90%). Biasanya sakit kepala dapat dicetuskan oleh pola makan tidak teratur, kelelahan, kurang tidur, dsb. Sakit kepala yang tidak diketahui sebabnya ini disebut dengan sakit kepala primer, contohnya adalah migraine dan tension type headache, cluster headache. Sakit kepala yang sebabnya diketahui lebih sedikit (sakit kepala sekunder) dapat disebabkan oleh misalnya sakit gigi, demam, tumor otak, dll.  Sedangkan keluhan pusing biasanya disebabkan oleh vertigo.

Sebagian besar nyeri kepala di daerah belakang dan leher disebabkan oleh tension type headache (TTH).  Bila keluhan sakit kepala seperti tertindih benda berat/diikat dan melibatkan otot-otot leher maka kemungkinan Anda mengalami TTH. Sakit kepala tipe ini seringkali disertai dengan adanya rasa sakit/kaku di bagian leher/tengkuk, yang dapat juga menjalar hingga ke punggung, mata atau otot-otot lainnya di tubuh.

Sekitar 60% penderita migrain akan merasakan sakit kepala sebelah dan berdenyut. Disamping sakit kepala, biasanya penderita migrain juga dapat mengalami gangguan penglihatan (seperti sakit saat melihat cahaya) atau gangguan fungsi sensoris lainnya (seperti baal atau kesemutan pada kaki) beberapa saat sebelum mengalami sakit kepala, yang dikenal dengan istilah aura. Namun, tidak semua penderita migrain mengalami aura sebelum sakit kepala muncul, hanya sekitar 35% migrain yang disertai dengan aura (migrain klasik).

Berikut adalah penjelasan kami mengenai keluhan rambut rontok yang juga Anda rasakan. Pertumbuhan rambut normal berlangsung selama 2-6 tahun. Masing-masing rambut tumbuh sebanyak 1 cm/bulan dalam fase ini. Sekitar 90% dari rambut di kepala tumbuh setiap saat, 10% sisanya dalam fase istirahat. Setelah 2-3 bulan, rambut yang berada dalam fase istirahat rontok dan rambut baru mulai tumbuh pada tempat yang sama. Suatu hal yang normal apabila mendapatkan rambut yang rontok setiap hari. Rata-rata kulit kepala memiliki sekitar 100.000 helai rambut, dan secara kasar 50-100 helai rambut dapat rontok setiap hari. Hal tersebut masih berada di dalam batas normal. 

Rambut tipis diakibatkan karena kerontokan. Jika rambut Anda sudah rontok sekitar lebih dari 100 helai rambut/hari, terdapat beberapa hal yang dapat menjadi faktor penyebab, yaitu faktor herediter (keturunan) dan faktor yang didapat (karena penyakit atau keadaan tertentu). Rambut rontok yang disebabkan oleh faktor herediter, tidak dapat disembuhkan, yang dapat dilakukan adalah mencegah agar kerontokan rambut  tidak terlalu cepat.  Sedangan untuk faktor yang didapat, dapat disebabkan oleh karena penyakit tertentu seperti jamur pada kulit kepala, anemia, demam, sakit tifus ataupun akibat keadaan-keadaan tertentu seperti salah perawatan rambut.

Ada beberapa tips yang dapat Anda lakukan, untuk mencegah kerontokan rambut seperti: 

 

  • banyak makan makanan yang banyak mengandung protein dan zat besi
  • hindari stres
  • hindari obat-obatan yang mengganggu pertumbuhan rambut
  • rajin olah raga untuk memperlancar peredaran darah
  • cukup istirahat
  • stop merokok (pada yang merokok)
  • hindari pemakaian pengering rambut dan keramas dengan air panas
  • hindari pemakaian bahan - bahan kimia di rambut 

Sedangkan keluhan sensitif terhadap sinar yang Anda alami dapat disebabkan oleh beberapa hal sebagai berikut : 

  • Terlalu banyak cahaya yang masuk ke mata 
  • Keadaan Albinism
  • Stimulasi berlebihan dari receptor di retina mata
  • Aliran listrik yang berlebihan di saraf optikus 
  • Respons berlebihan pada saraf optikus (mata) 

Banyak sekali penyakit yang dapat menyebabkan hal ini dari kelainan pada organ mata, kelainan pada saraf hingga infeksi. 

Untuk langkah pertama, Anda dapat menilik terlebih dahulu dari pola hidup Anda. Apakah akhir-akhir ini Anda merasa terbebani dengan pekerjaan atau permasalahan hidup yang membuat Anda menjadi stress? Telaah kembali pola makan, adakah makanan dari daftar makanan diatas yang Anda konsumsi lebih banyak dari sebelumnya? Cobalah untuk sedikit merelaksasi tubuh dan pikiran Anda. Namun jika keluhan tidak membaik dan timbul menjadi lebih sering, segera hubungi Dokter Spesialis Syaraf. Jika diperlukan kemungkinan dapat dilakukan pemeriksaan penunjang CT scan. 

Berikut kami lampirkan artikel yang mungkin bermanfaat untuk Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar