Sukses

Penyebab Bentol Merah Anak
20 Mar 2016, 12:19 WIB
Wanita, 0 tahun.

bayi saya saat ini berusia 5 bln.. saat usia 4 bulan bayi saya sering muncul bintik/bentol2 merah di leher. hingga kepala bagian belakang... awalnya saya kira biang keringat.... saya obati menggunakan saleb... beberapa hari bintik merahnya hilang... tp belakangan ini muncul lagi dan mesti sdh saya beri salep bintik merah itu hilang timbul... bayi saya dr usia 2.5bln full konsumsi sufor karna asi saya td bisa keluar... sufor bayi saya saat ini adalah nutribaby 1.. yg saya tanyakan.. apakah itu ciri bayi saya alergi sufor... klo iya kenapa alergi itu baru muncul saat usianya 4bln.. btw saya sendiri punya alergi susu formula... tp semenjak hamil alergi saya itu hilang. saya sdh tanyakan ke dokter.. dokter blg itu memang alergi... tp saya masih ragu2...jadi saya belum mengganti sufor bayi saya

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Perlu juga diketahui apakah bintik-bintik tersebut disertai dengan keluhan lain, seperti demam atau flu? Apakah terasa gatal? Sebagai informasi, terdapat beberapa jenis penyakit yang mampu menimbulkan keluhan bintik-bintik merah pada kulit anak, seperti campak (rubeola), campak jerman (rubella), dan roseola.

?Ketiga penyakit tersebut disebabkan oleh infeksi virus yang akan menimbulkan keluhan awal menyerupai penyakit flu (seperti demam, batuk, pilek, dll) selama beberapa hari yang diikuti oleh munculnya ruam merah pada seluruh kulit anak. Anak yang menderita penyakit campak dan roseola biasnya akan mengalami demam yang sangat tinggi, namun tidak demikian pada penderita campak jerman. Anak dengan campak jerman hanya mengalami demam ringan selama beberapa hari, atau bahkan tidak demam.

Selain ketiga penyakit infeksi tersebut, bintik merah juga dapat disebabkan oleh alergi. Dalam dunia medis kami menyebutnya dengan dermatitis atopik. Dermatitis atopik (DA) merupakan kelainan kulit yang sering terjadi pada bayi dan anak, yang biasa ditandai oleh rasa gatal, penyakit sering kambuh, dan distribusi lesi yang khas. Penyebab yang jelas dari DA belum diketahui, tetapi diduga berkaitan dengan faktor genetik dan lingkungan seperti:

  • Makanan. Hampir 40% bayi dan anak dengan dermatitis atopik sedang maupun berat mempunyai riwayat alergi terhadap makanan. Contohnya susu sapi, makanan produk olahan susu sapi, makanan laut, kacang-kacangan, telur.
  • Alergen Hirup. Contohnya adalah tungau, debu rumah, bulu binatang peliharaan.
  • Infeksi Kulit. Penderita dengan dermatitis atopik mempunyai kecenderungan infeksi kulit oleh Staphylococcus aureus, virus dan jamur.

Dermatitis atopik tidak menular dan tidak mempengaruhi kesehatan tubuh pada umumnya. Meski demikian, beberapa keadaan dapat memperburuk dermatitis atopik yakni:

  • Stres emosional
  • Perubahan suhu atau kelembapan udara
  • Infeksi kulit oleh bakteri
  • Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol)

Sudahkah Anda memperhatikan apakah alergen atau pemicu timbulnya bintik pada anak Anda? Reaksi alergi akan kembali muncul apabila faktor pemicunya tidak dihindari. Jika keluhan pada anak Anda terus berlanjut, kami menyarankan Anda untuk menemui dokter spesialis anak agar dapat diketahui penyebab/alergen dan penanganan yang tepat atas keluhan pada anak Anda. Jika perlu dokter akan merekomendasikan beberapa pemeriksaan alergi seperti skin prick test atau tes darah untuk mendeteksi antibodi yang berkaitan dengan reaksi alergi pada anak Anda. 

Berikut terdapat artikel untuk menambah informasi Anda :

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

0 Komentar

Belum ada komentar