Sukses

Kotoran Telinga Anak Mengeras
22 Mar 2016, 13:15 WIB
Wanita, 3 tahun.

Dok knpa ya kotoran telinga anak saya gumpal2 ...keras dok gak berwarna kuning dan gak encer... bagaimana normal nya kotoran telinga bayi 3 bulan dok

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda karena kotoran telinga anak Anda yang mengeras.

Kotoran telinga atau yang dalam dunia kedokteran lebih dikenal sebagai serumen merupakan produk yang dihasilkan oleh kelenjar di liang telinga yang akan melapisi kulit liang telinga serta melindungi telinga dari kerusakan dan infeksi. Karena sifatnya yang kental dan lengket, maka serumen mampu menangkap debu dan bakteri serta mencegahnya masuk ke bagian telinga yang lebih dalam. Serumen terdiri dari asam lemak tersaturasi dan keasamannya mampu melawan bakteri yang masuk. Disamping itu, lapisan yang menyerupai lilin ini juga akan menjaga kulit liang telinga agar tetap terlumasi dengan baik sehingga mencegah kulit liang telinga menjadi kering dan mengurangi rasa gatal.

Pada keadaan normal, liang telinga memiliki mekanisme untuk membersihkan dirinya sendiri. Secara alami serumen yang terdapat di dalam liang telinga akan berjalan menuju ke bagian luar dari telinga, proses ini dibantu oleh gerakan rahang saat kita mengunyah dan berbicara. Inilah yang menyebabkan adanya kotoran telinga di telinga Anda.

Saat serumen telah mencapai area yang dapat dilihat, bersihkanlah dengan menggunakan handuk hangat. Hindarilah penggunaan kapas pembersih telinga (cutton bud), terutama yang bersifat kasar, karena dapat menyebabkan kulit liang telinga terluka dan menimbulkan infeksi bahkan ketulian.

Jika kotoran telinga sudah menyebabkan gangguan pendengaran mungkin kotoran telinga sudah menyumbat telinga sehingga memerlukan bantuan dokter untuk mengeluarkan kotoran telinga tersebut dengan alat bantu medis. Umumnya liang telinga akan diteteskan pengencer serumen dan setelah kotoran telinga melunak, dapat dilakukan pembersihan telinga. Kami sarankan Anda membawa anak Anda ke dokter specialis THT agar dapat dilakukan pemeriksaan. 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar