Sukses

Tidak Ereksi Saat Bangun Tidur Dan Keluar Cairan Dari Penis

15 Mar 2016, 17:38 WIB
Pria, 26 tahun.

dok saya sudah 2 thn lebih tiadaka ereksi saat bangun tidur, trus beberapa hari ini keluar cairan lengket saat bangun tidur dan saat ngedan apa penyakit saya dok ? kemana saya harus berobat karena dokter spesialis andrologi ga ada di daerah saya, saya harus ke spesialis penyakit dalam atau umum atau bagaimana ??mohon solusinya

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Ereksi pagi atau Nocturnal Penile Tumescence (NPT) merupakan peristiwa fisiologis yang normal. Hal ini terjadi selama tahap tidur REM (gerakan mata cepat atau rapid eye movement), yaitu tahap tidur dalam saat terjadi mimpi, meningkatnya laju respirasi dan aktivitas otak, serta otot-otot menjadi lebih rileks, yang ditandai dengan gerakan bola mata yang cepat. Penyebab lainnya adalah meningkatnya hormon testosterone di malam hari. Ereksi bisa saja tidak terjadi di pagi hari jika tidak terjadi fase tidur REM saat Anda terbangun dan hal tersebut normal. Atau mungkin telah terjadi ereksi di malam hari dan Anda tidak menyadarinya. Namun jika keluhan ini sering terjadi, gejala tersebut bisa merupakan gejala dini terjadi disfungsi ereksi.

Gangguan ereksi (disfungsi ereksi) dapat diartikan sebagai ketidakmampuan seseorang untuk memulai dan mempertahankan ereksi. Gangguan ini dapat disebabkan banyak hal, diantaranya adalah :

  • Kelainan pembuluh darah

Agar bisa ereksi, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi.

  • Kelainan persarafan

Kerusakan saraf akibat penyakit kencing manis (diabetes melitus), alkohol, obat-obatan, juga dapat menjadi penyebab disfungsi ereksi

  • Obat-obatan

Sekitar 25% kasus impotensi disebabkan oleh obat-obatan seperti obat antihipertensi, anti depresi, anti psikosis, obat penenang, simetidin, dan litium

  • Masalah psikis yang mempengaruhi gairah seksual.

Masalah psikis seperti depresi, kecemasan, stres, perasaan bersalah, perasaan takut akan keintiman, dll juga menjadi penyebab yang cukup besar dari gangguan ereksi.  

Agar bisa tegak, penis memerlukan aliran darah yang cukup. Karena itu gangguan aliran darah dapat menyebabkan gangguan ereksi. Diperlukan evaluasi lengkap dengan tambahan pemeriksaan penunjang yang dibutuhkan sesuai kecurigaan penyebab. Nutrisi yang dapat membantu mengatasi gangguan ereksi Anda adalah zinc dan kalsium. Jangan minum sembarang obat kuat tanpa pengawasan dokter guna menghindari efek samping yang dapat merugikan kesehatan tubuh.

Untuk melakukan pengobatan diharuslah terlebih dahulu dicari apa penyebabnya. Pada kasus disfungsi ereksi (DE) karena gangguan organis (gangguan fisik/anatomis), terapi yang dilakukan umumnya adalah pembedahan atau obat-obatan.

Untuk DE yang disebabkan karena gangguan psikologis (yang terutama banyak terjadi), pada umumnya tidak diperlukan pembedahan. Untuk mengatasinya terutama haruslah dicari apa faktor pencetusnya (stress, kelelahan, pasangan yang menuntuk, narkotika, dll). Setelah didapatkan faktor pencetus, barulah diperbaiki dan dibantu dengan alat atau obat. Tanpa mengetahui apa penyebabnya, kasus DE akan berulang lagi meskipun sudah sembuh (dengan bantuan alat ataupun obat). Disfungsi ereksi karena faktor psikis memiliki angka kesembuhan yang baik apabila ditatalaksana secara adekuat. 

Karena banyaknya kemungkinan penyebab keluhan Anda seperti yang telah kami sebutkan di atas, maka kami sarankan Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi untuk mengevaluasi lebih lanjut gangguan ereksi yang anda alami.

Untuk lebih mengerti mengenai disfungsi ereksi dan untuk mengetahui tips-tips yang dapat dijalankan untuk mengatasi disfungsi ereksi, Anda dapat membaca artikel kami yang berjudul Disfungsi Ereksi Pada Pria.

Berikut kami akan menjelaskan mengenai keluarnya cairan dari penis. Cairan keluar dari penis dapat terjadi secara normal (fisiologis) atau tidak normal (patologis). Secara fisiologis, pengeluaran terjadi saat laki-laki terangsang secara seksual. Cairan ini bersifat pelumas sebelum ejakulasi. Pada pria yang belum disunat, dapat terjadi penumpukan smegma di kulup (frenulum) dan bergabung dengan cairan pelumas ini, sehingga dapat terlihat bercak putih. Bila rangsangan diteruskan, dapat terjadi ejakulasi pada pria yang mengeluarkan cairan mani.

Secara patologis, cairan keluar saat tidak ada rangsangan seksual. Cairan dapat bersifat putih kehijauan atau bening. Keluarnya cairan yang patologis dapat disebabkan oleh infeksi menular seksual ataupun infeksi saluran kemih. Biasanya selain keluhan keluarnya cairan dari kemaluan juga disertai dengan keluhan nyeri saat berkemih,perasaan tidak tuntas saat berkemih, sering berkemih/anyang-anyangan, dan lain sebagainya. 

Bagaimana dengan detil keluhan Anda?

Keluarnya cairan seperti nanah dari kemaluan dan gangguan berkemih, merupakan suatu pertanda adanya proses infeksi pada saluran kemih/kemaluan. Adapun infeksi yang dimaksud umumnya disebabkan oleh kuman yang dapat ditransmisikan melalui hubungan seksual seperti gonore, klamidia, dan kuman lainnya. Infeksi kuman yang berbeda menyebabkan jenis cairan yang berbeda. Diagnosis perlu ditentukan dengan pemeriksaan langsung dan pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan cairan yang keluar dari kemaluan.

Penyebab tersering kencing nanah adalah Gonorea / Raja singa. Gonore / Kencing Nanah / Raja Singa merupakan penyakit menular seksual yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae yang pada umumnya ditularkan melalui hubungan kelamin, tetapi juga kontak secara langsung dengan eksudat yang infektif.

Penularannya adalah melalui kontak hubungan seksual dan pertukaran cairan tubuh. Bergonta-ganti pasangan dalam berhubungan intim adalah salah satu penyebab paling sering terjadi. Pun penularan dari alat bantu seks dapat terjadi juga. Hal yang pastinya, prinsip penularan penyakit tidak akan terjadi jika melakukan pola hubungan seksual yang sehat (tidak berganti-ganti pasangan) dan dilakukan secara tanggung jawab.

Selain infeksi tunggal, dapat juga terjadi infeksi campuran antara gonore dengan bakteri lain. Untuk itu, kami sarankan Anda tetap kontrol dengan dokter dan memberitahukan penyebab keluhan Anda.

Kami sertakan pula beberapa kumpulan artikel yang kami miliki untuk menambah informasi Anda :

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam,

Tim Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar