Sukses

Tanda dan Gejala Awal HIV

01 Mar 2016, 17:55 WIB
Pria, 22 tahun.

dok sudah 13 hari sejak perilaku beresiko yg saya lakukan. 2-3 hari setelah hari H saya merasakan kedinginan yg parah (waktu hari H saya memang dalam masa pemulihan demam). Lalu 6-9 hari setelah hari H muncul benjolan merah diameter 0,5cm di dada dan tidak berasa gatal. 12 hari kemudian saya merasakan nyeri di kepala belakang dan hanya sehari saja. apakah itu termasuk gejala HIV?

Halo, terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.com

Perilaku seperti apa yang Anda anggap berisiko? Penggunaan jarum suntik yang tidak steril dan hubungan seksual dengan penderita adalah dua hal yang termasuk berisiko tinggi dalam penularan HIV. 

Infeksi HIV umumnya ditularkan melalui kontak langsung antara membran mukosa dan cairan tubuh yang mengandung HIV, seperti darah, air mani, cairan vagina, dan ASI. Penularan dapat terjadi melalui hubungan intim, transfusi darah, jarum suntik yang terkontaminasi, antara ibu dan bayi selama kehamilan, bersalin, atau menyusui, serta bentuk kontak lainnya dengan cairan-cairan tubuh tersebut. Jadi jika tidak ada kontak langsung antara membran mukosa antara penderita dengan bukan penderita maka tidak dapat terjadi penularan.

Menghindari penularan terjadi dengan penderita HIV adalah dengan menghindari kontak langsung dengan cairan tubuh (darah, air mani, cairan vagina, ASI) dengan cara tidak melakukan hubungan seksual pranikah, tidak menggunakan narkoba jarum suntik, dan hindari kontak langsung cairan tubuh dengan penderita HIV.

Tahap Pertama Infeksi HIV-AIDS

Pada tahap pertama (infeksi akut atau serkonversi) biasanya terjadi 2 – 6 minggu setelah terinfeksi. Pada saat ini sistem imun tubuh berusaha melawan virus HIV. Gejala awal dari infeksi akut ini mirip dengan gejala infeksi virus lainnya seperti infeksi flu. Gejala awal ini hanya berlangsung 1 hingga 2 minggu lantas akan hilang dan virus akan masuk ke tahap berikutnya.

Gejala awal dari infeksi HIV  tidak spesifik dan dapat menyerupai penyakit lain yang umum terjadi. Gejala tersebut diantaranya :

  • Nyeri kepala

  • Diare

  • Mual dan Muntah

  • Lelah

  • Nyeri otot

  • Nyeri menelan

  • Lesi merah pada tubuh yang biasanya tidak gatal dan biasanya muncul di bagian dada

  • Demam

Apabila dugaan penularan virus HIV pada Anda dirasa kuat, sebaiknya segera hubungi dokter karena ada obat yang dapat mencegah perkembangan virus. Dimana obat ini dapat dikonsumsi beberapa jam hingga hari setelah terinfeksi.

Berikut ini adalah tahap kedua dari gejala awal HIV-AIDS:

Tahap Kedua Gejala HIV-AIDS

Setelah tahap serkonversi, sistem tubuh kita akan kalah dan gejala akan hilang. Infeksi HIV masuk ke tahap kedua, dimana pada tahap ini dapat tidak terjadi gejala apapun dalam waktu yang lama, tahap ini dinamakan periode asimtomatis.

Pada tahap ini orang sering tidak mengetahui mereka terinfeksi HIV dan dapat menyebarkan ke orang lain. Periode ini dapat bertahan hingga 10 tahun.

Pada periode ini, virus perlahan-lahan akan membunuh sisitem sel darah putih kita yang dinamakan CD 4 T- cells dan merusak sistem imunitas.

Tahap Ketiga Infeksi HIV-AIDS

AIDS merupakan suatu tahap HIV lanjut. Pada tahap ini CD 4 sudah berada dibawah angka 200 dan orang akan didiagnosa dengan AIDS. Beberapa penyakit yang dapat muncul adalah Kaposi sarcoma dan pneumocystis pneumonia. Pada tahap ini orang harus mengkonsumsi obat anti HIV/AIDS.

Beberapa orang tidak menyadari mereka terinfeksi HIV, dan biasanya akan mulai memeriksakan diri ketika muncul gejala :

  • Lelah setiap saat

  • Pembengkakan kelenjar getah bening di leher atau selangkangan

  • Demam > 10 hari

  • Keringat malam

  • Berat badan menurun drastic

  • Bintik ungu di tubuh yang sulit hilang

  • Sulit bernafas

  • Diare yang berkepanjangan

  • Infeksi jamur di mulut, tenggorokan, atau vagina

  • Mudah berdarah atau memar

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar