Sukses

Anak Alergi Susu Sapi
26 Feb 2016, 09:46 WIB
Wanita, 3 tahun.

Bayi saya lahir prematur saat usia kandungan saya 35minggu .. lahir BBLR 2.2kg panjang 43cm.. waktu lahir dya sempet minum ASI hingga usia bayi saya 2 bulan , karena asi saya tidak mencukupi , saya kasih dya sufor BMT , setelah satu minggu muncul bintik bintik merah dan nafas nya menjadi berat dan bersuara ngik ngik .. sempet di rawat 7 hari karena alergi susu sapi .. setelah anjuran dokter dya pakai susu neocate .. suara nya sudah kembali normal dan bintik bintik merah nya hilang .. namun susu neocate itu untuk 0-12bulan .. setelah nya nanti bayi saya pakai susu apa ya dok ?

Terima Kasih Ibu Intan Nugraha atas kepercayaannya untuk menyelesaikan masalah kesehatan Anda kepada Kami.

Apabila anak Anda benar menderita alergi susu sapi, sebaiknya anak Anda menghindari segala makanan yang berbahan dasar susu sapi seperti keju, biskuit susu, dsb. Sebagai alternatif, susu kedelai, susu beras, dan susu nabati lain dapat menggantikan susu sapi, namun perlu diketahui bahwa 20% anak yang alergi susu sapi juga memiliki alergi terhadap susu kedelai. Satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi alergi adalah dengan menghindari alergen penyebab. Gantilah susu yang dikonsumsi anak Anda dengan susu lain yang lebih hipoalergenik (HA). Protein susu sapi dapat menimbulkan alergi yang menetap sampai akhir masa anak-anak. Meskipun demikian, biasanya alergi susu sapi akan hilang dengan sendirinya seiring dengan matangnya saluran pencernaan bayi (pada usia 2-3 tahun)

Anak yang alergi susu sapi jika dipaksa untuk mengkonsumsi makanan yang memicu alerginya (susu formula biasa) akan mengalami reaksi alergi yang terus menerus. Timbulnya reaksi alergi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman bagi anak dan membuat anak menjadi lebih rewel.

Lebih lanjut, hal tersebut dapat mengganggu tumbuh kembang anak.Sementara itu, anak hanya diperbolehkan mengonsumsi susu pengganti formula soya atau susu formula jenis hipoalergenik (HA) dan bahan makanan lain bebas susu sapi maupun produk turunannya (keju, yoghurt).

Demikian penjelasan yang dapat Kami berikan. Semoga membantu. (KM) 

0 Komentar

Belum ada komentar