Sukses

Mengenai Diabetes Pada Kehamilan
21 Feb 2016, 03:21 WIB
Pria, 22 tahun.

Selamat malam dok. Saya pernah membaca hasil penelitian mengenai diabetes melitus pada kehamilan. Yang saya ingin tanyakan apakah kondisi diabetes atau peningkatan gula darah selalu terjadi pada masa awal hingga akhir kehamilan dokter? Karena saya ingin mengetahui hubungannya dokter. Mohon penjelasannya ya dokter. Teerima kasih . Semoga dokter selalu sehat selalu. Salam untuk Prenagen.

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Diabetes gestasional adalah tipe diabetes yang pertama kali didiagnosis pada ibu hamil yang tidak memiliki riwayat diabetes sebelum hamil. Pada beberapa kasus, tubuh ibu hamil kesulitan menggunakan hormon insulin yang ada karena kerja insulin terhambat oleh hormon yang membantu perkembangan plasenta janin. Tanpa insulin yang cukup, tubuh tidak mampu mengubah glukosa menjadi energi yang diperlukan tubuh, sehingga kadar glukosa dalam darah meningkat (hiperglikemia). Akibatnya kebutuhan insulin juga ikut meningkat (2-3 kali normal). Umumnya dokter akan melakukan pemeriksaan screening gula darah pada kehamilan >24 minggu untuk diabetes gestasional, atau pada usia kehamilan lebih dini (sekitar 13 minggu) jika ibu memiliki faktor risiko.

Diabetes gestasional tidak mutlak dialami semua ibu hamil. Pada kondisi normal, perubahan hormon kehamilan yang memicu fluktuasi gula darah tersebut dapat dikompensasi dengan baik oleh tubuh. Namun pada beberapa golongan berikut, risiko diabetes gestasional lebih tinggi antara lain:

  • memiliki riwayat keluarga dengan diabetes
  • kurang aktivitas fisik/olahraga
  • kelebihan berat badan atau obesitas
  • memiliki riwayat diabetes gestasional pada kehamilan sebelumnya
  • berusia di atas 35 tahun saat hamil
  • terdiagnosis pre-diabetes atau memiliki kadar gula darah tinggi sebelum hamil

Tipe diabetes ini seringkali dapat dikontrol melalui pola hidup sehat termasuk diet seimbang dan aktivitas fisik (olahraga) rutin, namun pada beberapa kasus diabetes gestasional hanya dapat dikontrol melalui terapi insulin. Kadar gula darah yang tinggi selama kehamilan, baik itu akibat diabetes tipe 1, tipe 2, atau gestasional, amat perlu untuk dikontrol karena dapat mengganggu perkembangan janin dan menimbulkan komplikasi kehamilan.

Setelah persalinan, banyak kasus diabetes gestasional yang sembuh namun jika tidak sembuh maka disebut sebagai diabetes tipe 2. Wanita dengan riwayat diabetes gestasional yang sembuh setelah persalinan juga memiliki risiko 2 kali lipat mengalami diabetes tipe 2 nantinya, untuk itu ia perlu tetap menjaga pola hidup sehat dan memantau gula darahnya secara rutin. 

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar