Sukses

Keputihan Saat

17 Feb 2016, 13:56 WIB
Wanita, 27 tahun.

Ass,,, dok, kehamilan saya 8 minggu dan saya mengalami keputihan dan bau mnrut yg saya baca dibuku kesehatan ibu dan anak keluar keputihan tanda kehamilan bermasalah, sblumnya saya tidak pernah keputihan seperti ini brgumpal2, apa yang harus saya lakukan krn saya belum mau USG, Terimakasih

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

Kami ucapkan selamat atas kehamilan Anda dan semoga kehamilan dan proses persalinan berjalan lancar, Ibu dan bayi sehat selalu. Keputihan merupakan masalah yang umum dialami saat kehamilan. Walaupun umum dialami, keputihan sebaiknya tidak dibiarkan berlarut-larut terlebih pada saat kehamilan, sebab infeksi keputihan dalam kehamilan bisa mempengaruhi kehamilan itu sendiri. 

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.
 
Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.
 
Jika keputihan termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang dialami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:
  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Keputihan ini perlu segera ditangani agar kehamilan Anda tidak terganggu. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter umum atau dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda segera untuk diagnosis dan tatalaksana. 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

 

0 Komentar

Belum ada komentar