Sukses

Berat Badan Janin Kurang
25 Feb 2016, 14:21 WIB
Wanita, 21 tahun.

Assalamualaikum.. saya hamil pertama. Kemarin habis periksa ke dokter kandungan. Pas di USG kata dokternya BB janinku kurang dari 500 gram sementara dari perhitungan HPHT usia kandunganku sudah hampir 6 bulan. Sedih banget mendengarnya padahal selama ini berasa anteng2 aja :( dari awal hamil ga pernah muntah2 ataupun sakit dan aku rasa bayiku aktif trus didalam perut dari 4 bulan sampe skrg tapi kok janinku kok kecil yyah dok?

dr. Mega Putri

Dijawab Oleh:

dr. Mega Putri

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Keadaan berat janin yang lebih rendah dari berat ideal janin yang seharusnya dapat dicurigai mengarah pada suatu keadaan yang disebut pertumbuhan janin terhambat. (PJT). 

Beberapa penyebab yang menyebabkan PJT adalah:

  • Insufisiensi plasenta: kurangnya aliran darah pada rahim (uterus) dan plasenta
  • Penyakit kronis pada ibu seperti jantung, diabetes dan hipertensi
  • Letak plasenta yang tidak normal
  • Kelainan genetik
  • Kelainan bentuk pada bayi
  • Kelainan imunologi
  • Infeksi
  • Penyakit metabolik
  • Merokok, alkohol, obat-obatan
  • Kehamilan kembar
  • Status sosioekonomi rendah

Memang, berat badan janin Anda yang relatif rendah dibandingkan bayi seusianya harus diketahui penyebabnya. Apakah dikarenakan nutrisi atau gaya hidup sang ibu yang kurang baik sehingga menyebabkan janin berukuran kecil,ataukah memang terdapat kelainan. Untuk itu, sebaiknya Anda mencoba memperbaiki nutrisi Anda terlebih dahulu dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang. Es krim tetap boleh Anda konsumsi, namun tentunya jangan lupakan makanan utama lainnya. Selain itu, hindari merokok (baik sebagai perokok aktif maupun pasif), alkohol, obat-obatan (berhati-hati dalam memilih obat jika terdapat keluhan sehari-hari seperti batuk, pilek). Sembari menjalani hidup sehat, periksakan darah dan urin di laboratorium untuk mengetahui adanya infeksi ataupun tanda-tanda lain yang dapat menjadi penyebab PJT-seperti adanya penyakit diabetes atau penyakit kronis lainnya. Selain itu, selalu monitor perkembangan janin Anda dengan memeriksakan diri secara rutin pada dokter kebidanan dan kandungan Anda.

Demikian informasi kami sampaikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

Redaksi Klikdokter

0 Komentar

Belum ada komentar