Sukses

Hasil Laboratorium Urin

14 Feb 2016, 14:13 WIB
Pria, 27 tahun.

selamat sore.kemarin malam istri saya periksa k lab.hasil urine terdapat darah samar positif 1. LED 25 .eritrosit 4.5.sedang yg lainnya normal..apakah berbahaya.kalau mau periksa k dokter spesialis apa?mohon penjelasannya.terima kasih

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sayangnya Anda tidak menyertakan keluhan dari istri Anda. Untuk menentukan adanya gangguan kesehatan tidak bisa bergantung pada hasil laboratorium saja, gejala klinis adalah petunjuk utama yang sangat penting. Apakah dasar keluhan yang menyebabkan istri Anda memeriksakan kencing? Apakah ada keluhan nyeri berkemih? Adakah urin kemerahan, anyang-anyangan, nyeri pinggang, nyeri perut bawah, BAK terputus, demam, atau keluarnya batu dari saluran kemih?

Dari hasil laboratorium urin tersebut didapatkan adanya darah samar, namun hanya berjumlah sedikit. Seharusnya tidak ada darah di urin, dan bila ada kemungkinan telah terjadi gangguan ginjal dan saluran kemih seperti infeksi saluran kemih, batu saluran kemih, hingga gangguan ginjal yang lebih berat seperti kerusakan ginjal, gangguan perdarahan, dll (untuk itu perlu dicocokkan dengan gejala yang dirasakan istri Anda). Adapun infeksi saluran kemih  adalah penyebab tersering munculnya darah pada urin.

Infeksi saluran kemih (ISK) menyebabkan keluhan sering BAK (buang air kecil), nyeri, BAK sedikit-sedikit, rasa tidak lampias (rasa ada sisa setelah kencing), bisa disertai dengan perubahan warna kencing menjadi keruh atau kemerahan. Infeksi saluran kemih dapat pula disertai dengan penyakit batu saluran kencing. Faktor risiko terjadi infeksi saluran kemih adalah minum sedikit, higienitas yang buruk, sering menahan BAK, dan hubungan seksual yang tidak sehat. ISK lebih mudah terjadi pada wanita karena wanita daripada pria. Secara umum, penyakit ini tidak menular. ISK disebabkan oleh beberapa jenis kuman penyakit, dan beberapa diantaranya dapat ditularkan melalui hubungan seksual.

ISK umumnya disebabkan oleh bakteri dan terbagi menjadi dua macam;

  1. ISK atas:  gejala berupa demam, menggigil, nyeri perut, nyeri pinggang, terkadang terasa ingin muntah. Radang / infeksi terdapat pada ginjal.

  2. ISK bawah: gejala berupa sakit di perut bagian bawah (di atas tulang kemaluan), kencing sakit terutama pada akhir kencing, anyang-anyangan atau kencing tidak tuntas dan rasa masih ingin kencing lagi, walaupun bila dicoba untuk berkemih tidak ada air kemih yang keluar, sering berkemih, dan demam jika sudah berlanjut. Radang terdapat pada kandung kemih atau saluran kemih.

Tindakan yang dapat dilakukan pertama kali adalah meningkatkan asupan cairan (air putih) minimal 1,5-2L/hari dan tidak menahan BAK. Peningkatan asupan cairan dalam hal ini ditujukan untuk membilas kuman ataupun cikal bakal batu yang mungkin terdapat pada saluran kemih. Jangan pernah menahan kencing, segeralah ke toilet jika merasakan sensasi untuk BAK. Karena tidak ada obat yang menjamin penyakit ini tidak kambuh lagi, hal yang dapat dilakukan adalah menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih dan asupan cairan yang cukup. Selain hal-hal tersebut, terkadang pemberian obat-obatan juga diperlukan untuk mengatasi gejala(simptomatik) seperti untuk mengatasi nyeri ataupun demam yang menyertai dan juga untuk memberantas organisme penyebab infeksi saluran kemih tersebut. 

Sedangkan nilai LED yang meningkat menandakan adanya penyakit kronik/ riwayat penyakit lama yang pernah diderita. Bila memang terdapat keluhan pada istri Anda, kami sarankan dapat berobat ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mencocokkan gejala yang dirasakan istri Anda dengan hasil laboratorium.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar