Sukses

Letak Plasenta Masih di Bawah
14 Feb 2016, 12:01 WIB
Wanita, 26 tahun.

Kehamilan memasuki 29 minggu. 2 hari yang lalu melakukan USG diketahui posisi kepala janin sudah dibawah, namun letak plasenta masih disamping bawah. berat janin 1.144 gram dengan panjang 40cm. apakah posisi plasenta sebenanya?dapatkah bergerak naik ke atas? apa yang meti dilakukan jika menginginkan persalinan normal?

 

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami mengerti kekhawatiran Anda. Plasenta yang menupi jalan lahir disebut juga plasenta previa. Sebetulnya pada minggu-minggu awal kehamilan plasenta previa tidak menjadi masalah, namun jika tetap bertahan sampai triwulan ketiga, keadaan ini dapat menimbulkan masalah. Masalah yang timbul berupa perdarahan dari kemaluan sehingga janin terpaksa dilahirkan lebih cepat sebelum waktunya dengan operasi sesar.

Sebetulnya, selama rahim semakin membesar, letak plasenta tersebut akan semakin menjauh dari mulut rahim. Bila pada pemeriksaan USG yang terakhir, plasenta terlihat menutupi jalan lahir (serviks), maka pemeriksaan USG ulang sebaiknya dilakukan pada usia kehamilan 32 minggu untuk melihat apakah letak plasenta telah bergeser. Bila gambarannya kurang jelas, dokter akan menyarankan untuk dilakukan pemeriksaan USG lewat vagina. Sedangkan bila plasenta tidak menutupi serviks, pemeriksaan USG ulang dapat dilakukan pada usia kehamilan 34 minggu. 

Tergantung dari derajat plasentra previa Anda (totalis, marginal, atau plasenta letak rendah), masih ada kemungkinan Anda melahirkan secara normal. Jika pada usia cukup bulan, plasenta tetap menutupi jalan lahir, operasi sesar akan direncanakan.

Secara umum berikut adalah penanganan pada perempuan dengan plasenta previa:

  1.  Evaluasi kondisi ibu dan janin bila/setelah perdarahan terjadi
  2. Bedrest (istirahat) total
  3. Menghindari hubungan seksual sampai hasil USG ulang menunjukkan perpindahan plasenta ke tempat seharusnya karena adanya risiko perdarahan.
  4. Pemeriksaan USG teratur setiap 4 minggu
  5. Pasien dapat melakukan kegiatan sehari-hari namun tidak boleh berlebihan
  6. Kewaspadaan untuk terjadinya perdarahan lagi
  7. Perawatan di rumah sakit apabila terjadi perdarahan berulang atau sudah saatnya untuk melahirkan
  8. Operasi kaisar

Kami menyarankan agar  Anda kontrol rutin ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan yang merawat sehingga kehamilan dapat terpantau dengan baik.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar