Sukses

Pemeriksaan Area Vagina

14 Feb 2016, 09:52 WIB
Wanita, 23 tahun.

Pagi dokter, saya anggraini saya khawatir dengan miss v sya, usia saya 23 & belum menikah, saya mempunyai kebiasaan masturbasi yg mulai sy hentikan, kebiasaan sya dulu malas mengganti clana dalam ketika selesai mlakukan masturbasi, dan sempat beberapa kali saya mlakukan masturbasi pada saat haid. Sekarang saya sudah menghentikan semua itu, tp saya khawatir dgn miss v saya, bolehkah saya memeriksakannya ke dokter? sebelumnya sya belum menikah & belum pernah melakukan hubungan badan & ketika masturbasi saya cuma memainkan klirotis tidak sampai ke tahap memasukan sesuatu ke vagina sya. Saya mengetahui pap smear bisa di lakukan untuk melihat keadaan vagina bolehkan sya melakukan tes itu? Atau ada tes lain yang bisa sya lakukan untuk memeriksa kesehatann miss v saya. Tolong berikan jawaban yg bisa membantu saya dok, terimakasih.

dr. Atika

Dijawab Oleh:

dr. Atika

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com, 

Kami memahami kekhawatiran Anda. Sayang sekali Anda tidak menyebutkan, apakah saat ini ada keluhan kesehatan pada area vagina Anda? Misalnya apakah timbul keputihan yang berjumlah banyak dan berbau, apakah muncul benjolan, apakah sering gatal, adakah nyeri berkemih, dll? Umumnya, bila hanya masturbasi saja dan Anda tidak menggunakan alat-alat yang kotor/ tidak higienis, tidak ada masalah fisik yang dapat terjadi pada area vagina Anda.

Lain halnya bila kebersihan alat-alat yang Anda gunakan untuk masturbasi tersebut tidak terjaga, dan Anda melakukan masturbasi secara invasif (hingga memasukkan suatu benda ke vagina), maka kemungkinan infeksi lebih tinggi. Namun bila Anda tidak melakukannya, maka kecil kemungkinan terjadi masalah pada miss V Anda. Satu-satunya masalah yang saya lihat kemungkinan adalah kebiasaan buruk tidak mengganti celana dalam, yang mungkin saja menjadi area pertumbuhan kuman bila area miss V sering lembab. Bila Anda khawatir, Anda boleh saja memeriksakannya ke dokter secara langsung agar menghilangkan kekhawatiran dan memastikan apakah benar-benar tidak ada masalah dengan vagina Anda, misalnya untuk menyingkirkan kemungkinan bahwa tidak terdapat infeksi area vagina.

Adapun tes pap smear sesungguhnya belum perlu Anda lakukan, karena tes pap smear adalah untuk yang sudah pernah berhubungan badan karena papsmear mencari efek hasil penularan virus HPV yang umumnya ditularkan dari hubungan badan antara pria dan wanita. Selain itu pap smear hanya dilakukan pada wanita yang sudah pernah berhubungan karena dalam pemeriksaannya leher rahim harus ditunjukkan dengan sebuah alat, yang sebaiknya tidak dilakukan pada wanita yang masih perawan karena selaput daranya belum robek. Umumnya tidak ada wanita perawan yang disarankan untuk melakukan pap smear karena pemeriksaan justru dapat merobek selaput dara yang masih menjadi 'pegangan' simbol keperawanan di adat ketimuran ini.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar