Sukses

Benjolan Payudara

13 Feb 2016, 02:27 WIB
Wanita, 29 tahun.

Pada payudara saya sebelah kiri ketika saya raba terdapat benjolan sebesar bakso normal, dan apabila payudara kanan diraba sedikit sakit daripada payudara sebelah kiri. Saat saya meraba benjolan tersebut bisa berpindah pindah dari bawah sampai ke daerah puting. Apakah benjolan ini kategor berbahaya? Ada yang mengatakan kalau sebenarnya benjolan ini hormonal tetapi jika menggangu bisa diambil secara medis dengan disedot. Maksudnya disedot bagaimana dok?

dr. Melyarna Putri

Dijawab Oleh:

dr. Melyarna Putri

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.

 

Mohon maaf atas keterlambatan kami dalam menjawab konsultasi Anda. Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda.

Apa yang Anda alami salah satunya kemungkinan yang ada adalah Fibroadenoma mammae. Fibroadenoma adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan pertumbuhan abnormal dari sel-sel yang non-kanker di dalam lobulus (kelenjar susu) dari payudara, membentuk benjolan yang lembut, padat dan tidak nyeri dengan bentuk yang tegas yang bisa dirasakan dan dapat bergerak dengan mudah di bawah kulit payudara. Oleh karena itu kelainan ini lebih dikenal dengan fibroadenoma mammae (FAM).

FAM merupakan tumor jinak pada payudara dimana penyebabnya belum secara pasti diketahui.Namun benjolan FAM dapat membesar dengan dipengaruhi oleh hormon.  Oleh karena itu terkadang FAM akan menjadi besar saat sedang siklus menstruasi, kehamilan atau sedang menyusui. FAM tidak ada resiko untuk menjadi kanker.

Pada umumnya, semua benjolan pada payudara perlu dilakukan tindakan biopsi agar dapat dilakukan pemeriksaan jaringan, untuk menentukan apakah jaringan tersebut adalah tumor yang jinak atau ganas (kanker). Tindakan biopsi ini yang mungkin Anda anggap disedot. Tindakan ini tidak menghilangkan benjolan, namun hanya mengambil sedikit sampel untuk diperiksakan di lab, apakah jinak atau ganas, Apabila hasilnya sudah diketahui barulah diputuskan langkah apa yang akan diambil. 

Hasil pemeriksaan jaringan itulah yang nantinya akan menentukan langkah terapi selanjutnya, apakah jaringan tersebut perlu diangkat atau diberikan terapi obat-obatan.

 

Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga dapat bermanfaat. 

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar