Sukses

Cairan Sperma Sedikit

05 Feb 2016, 09:29 WIB
Pria, 46 tahun.

Seusia saya skrg ini, kok cairan sperma saya sedik sekali sekarang, padahal dulu kalau keluar banyak sekali, apa ini tanda2 ada gangguan prostat. Tolong informasinya.

 

Bapak/Saudara yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter. Saya mengerti bahwa hal ini membuat anda khawatir. Sebetulnya yang Bapak maksud adalah semen atau cairan ejakulat. Saya akan sedikit menjelaskan mengenai hal ini. 

Semen terdiri dari sperma dan cairan seminalis yang  berasal dari vesikula seminalis, prostat dan vas deferens. Sekitar 90 persen dari semen diproduksi di kelenjar prostat dan vesikula seminalis. Sedangkan cairan yang berasal dari epididimis, yang juga mengandung sperma, merupakan bagian kecil dari semen. Sewaktu ejakulasi, biasanya, sperma dan cairan prostat keluar pertama, diikuti dengan cairan dari vesikula seminalis. Jumlah semen yang dikeluarkan per ejakulasi memiliki rentang normal 2 – 6 ml. Volume semen yang kurang dari 2 ml disebut hipospermia. 

Hipospermia dapat disebabkan oleh beberapa hal. Penyebab yang paling sering adalah gangguan pada pengumpulan. Jika bagian pertama ejakulat yang berkurang (sperma dan cairan prostat) berarti, jika dilakukan analisis akan didapatkan hasil jumlah sperma yang kurang. Sedangkan secara biokimiawi, cairan ejakulat tersebut akan menunjukkan jumlah sekret spesifik prostat (seperti asam fosfat) yang rendah. Sebaliknya, jika bagian akhir ejakulat yang berkurang, hasil analisis semen akan menunjukan jumlah sperma yang normal atau tinggi, dan sekret vesikula seminalis (seperti fruktosa) yang berkurang. 

Hipospermia juga dapat disebabkan oleh kondisi patologis atau kelainan berupa ejakulasi retrograd, kelainan kongenital yang menyebabkan tidak adanya vesikula seminalis dan vas deferens, dan sumbatan duktus atau saluran ejakulasi (umumnya karena ada kista atau pembesaran vena). Ejakulasi retrograd, merupakan suatu kelainan dimana cairan ejakulasi masuk ke dalam kandung kemih, dapat didiagnosis dengan melakukan pemeriksaan sampel urin setelah ejakulasi. Adanya sperma dalam urin menunjukkan terjadinya ejakulasi retrograd.

Usia yang bertambah memang berpengaruh terhadap produksi semen. Menurut penelitian yang dilakukan di University of California, Berkeley pada tahun 2003, volume semen yang diprodusi berkurang sebanyak 0,03 ml per tahun. Hal ini didukung oleh hasil penelitian yang dimuat di Journal of Andrology tahun 2006.  Jadi usia Bapak memang berpengaruh terhadap volume semen yang berkurang, namun seharusnya tidak ada pengurangan yang signifikan jika hanya rentang 1 tahun, apalagi usia Bapak baru 43 tahun. Sedangkan frekuensi hubungan intim Bapak sudah sesuai, yaitu dengan  rentang waktu 3 hari. Rentang waktu 1 hari antara ejakulasi dengan ejakulasi berikutnya akan menyebabkan jumlah semen yang kurang. Tiga hari adalah rentang waktu minimal agar jumlah semen yang keluar normal. Kebiasaan berolahraga Bapak juga sudah baik.

Untuk sementara Bapak dapat mencoba minum cairan yang banyak karena volume semen juga dipengaruhi oleh status hidrasi yang baik. Berbagai macam sumber menyebutkan bahwa diet tinggi protein rendah lemak membantu meningkatkan kualitas semen disertai konsumsi makanan yang mengandung mikronutrien Zinc yang cukup (American Journal of Clinical Nutrition, 1992). Zinc terutama terdapat pada daging-dagingan, termasuk ikan, dan produk susu.

Sedangkan untuk mengetahui secara pasti apakah Bapak memiliki masalah hipospermia (volume semen <2 ml) serta penyebabnya, perlu dilakukan analisis semen, serta pemeriksaan urin untuk menyingkirkan kemungkinan ejakulasi retrograd. Sedangkan berdasarkan hasil analisis semen, jika ada kecurigaan yang mengarah ke obstruksi saluran ejakulasi, mungkin akan dilakukan pemeriksaan tambahan berupa ultrasonografi transrektal. Jika memang ada obstruksi, dapat ditangani dengan reseksi transuretral. 

Demikian keterangan yang dapat saya berikan. Mudah-mudahan dapat membantu Bapak. (KM)

Terimakasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar