Sukses

Obat Diare

29 Jan 2016, 12:41 WIB
Pria, 17 tahun.

Selamat pagi dok, pada jam 3 pagi td saya terbangun dan pada saat itu juga saya merasakan sakit perut dan kemudian diare. hingga pukul ini saya sudah melakukan BAB sebanyak 5 kali. dan setelah agak mendingan saya terkena meriang disertai dengan pusing yang cukup parah. apakah obat panas, pusing dan diare boleh menjadi satu? dan apakah saya boleh sekolah dalam keadaan seperti ini?. Terima kasih dokter

 

Terima kasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari KlikDokter.com

Bagaimana dengan diare Anda? Apakah air atau ada ampas? Lebih banyak air atau ampas? Adakah darah atau lendir? Berapa kali dalam sehari Anda mengalami diare?Bagaimana dengan kondisi umum Anda? Apakah merasa lemas? Dapatkah Anda beraktivitas?

Diare adalah peningkatan jumlah ( tiga kali atau lebih) atau penurunan konsistensi dari tinja (menjadi lunak atau cair) dalam waktu 24 jam. Diare dapat dibagi menjadi akut (kurang dari 14 hari) dan persisten (lebih dari 14 hari) dan kronik (lebih dari 1 bulan).

Gejala dan tandanya meliputi: Konsistensi feses menurun (cair) dengan/ tanpa darah, suhu badan mungkin meningkat (demam), nyeri perut, sakit kepala, nafsu makan tidak ada/ berkurang, lemah, mual, muntah, mialgia (nyeri otot), gelisah.

Konsistensi tinja yang cair yang menjadi karakteristik diare biasanya akan hilang dalam beberapa hari. Diare kronik dapat menjadi tanda adanya kelainan yang lebih serius, seperti adanya inflamatory bowel disease. Diare dapat menyebabkan kehilangan cairan dan elektrolit yang cukup signifikan. Biasanya diare akan sembuh sendiri tanpa pengobatan. Penting juga diperhatikan sudah berapa lama atau sudah berapa hari Anda mengalami diare ini. Apabila lebih dari 3 hari atau bahkan hingga seminggu, kemungkinan besar ada penyebab yang membutuhkan penanganan lebih serius seperti infeksi bakteri.

Penyebab diare dapat bermacam-macam, diantaranya disebabkan oleh:

  • virus (paling sering)

  • bakteri

  • infeksi parasit

  • obat-obatan (kafein, alkohol)

  • penyakit non-infeksi (irritable bowel syndrome, inflammatory bowel disease)

  • laktosa (gula yang terdapat di dalam susu)

  • pemanis buatan (sorbitol dan mannitol, pemanis buatan yang terdapat di permen karet atau produk bebas gula lainnya dapat menyebabkan diare pada orang sehat)

  • keracunan makanan

Kami belum dapat menyimpulkan diagnosis dengan terbatasnya informasi Anda. Setiap penyebab, pemilihan obatnya berbeda. Untuk penanganan lebih lanjut, harus dicari tahu penyebabnya melalui wawancara medis dan pemeriksaan fisik langsung oleh dokter. Saat ini yang pasti perhatikan asupan cairan untuk mengkompensasi cairan dan elektrolit yang keluar dengan mengkonsumsi oralit dan air putih setidaknya 2 liter per hari. Tak lupa batasi konsumsi serat (buah dan sayur) hingga diare  menghilang.

Diperlukan pemeriksaan fisik dan penunjang (seperti analisa fese/tinja) untuk menegakkan diagnosis penyakit Anda. Kami sarankan Anda untuk melakukan konsultasi dengan dokter agar dilakukan pemeriksaan fisik dan penunjang yang memadai, sehingga mendapatkan penanganan yang sesuai.

Mengenai pertanyaan Anda, obat diare boleh saja diminum bersamaan dengan obat demam. Sakit kepala yang Anda rasakan bisa karena diare dan demam, jadi cukup minum obat demam dan obat diarenya saja. Jika frekuensi diare masih 3-5x/hari dan asupan makan/minum Anda cukup bisa saja Anda masuk sekolah dan beraktifitas seperti biasa. Namun jika besok masih diare, sebaiknya periksakan diri ke dokter dan istirahat dulu. Semoga lekas sembuh.

Berikut kami sertakan pula beberapa artikel yang sekiranya dapat bermanfaat bagi Anda:

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan. Semoga bermanfaat. 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar