Sukses

Sakit Kepala Sebelum Dan Selama Haid

28 Jan 2016, 12:03 WIB
Pria, 35 tahun.

Istri saya setiap mau menstruasi, sakit kepala sampai berhari hari kadang kadang sampai 5 hari baru sembuh setelah minum kopu, bagaimana cara pengobatanya. Terimakasih

 

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Keluhan seperti pusing, sakit kepala, peningkatan nafsu makan, jantung berdebar-debar, lemas dan seperti ingin pingsan cukup sering dialami oleh wanita saat menjelang atau selama masa haid. Keluhan tersebut disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen yang meningkat pada siklus menstruasi. Keluhan-keluhan ini termasuk normal. Anda dapat mengkonsumsi obat penghilang rasa nyeri untuk mengatasi rasa nyeri, beristirahat, berusaha untuk lebih rileks (contohnya dengan menggunakan aromaterapi, berada di ruangan sejuk, mendengarkan musik yang lembut, dan lainnya), serta perhatikan asupan makanan Anda agar selalu tepat waktu dan tidak kelaparan. 

Gejala lain seperti nyeri pada area perut bawah atau pinggul juga sering dikeluhkan. Dismenorea atau nyeri haid diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda-beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Terdapat dua jenis dismenorea, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh. Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan, dan lainnya

Beberapa penyakit lain yang juga dapat menimbulkan keluhan nyeri haid antara lain:

  1. Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.

  1. Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.

  1. Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.

  1. Tumor (fibroids): pertumbuhan abnormal dari dinding dalam uterus

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Selain itu mengenai benjolan yang Anda rasakan, perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter untuk mengetahui karakteristik benjolan tersebut, agar dapat ditelusuri penyebabnya. Kami sarankan agar Anda segera memeriksakan diri ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan supaya Anda memperoleh penanganan yang optimal.

Demikian, semoga informasi ini bermanfaat. (KM)

 

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar