Sukses

Gangguan Bipolar

28 Jan 2016, 11:02 WIB
Wanita, 22 tahun.

Dok.. saya mau tanya Bipolar itu seperti apa?

Terima kasih telah menggunakan layanan e-Konsultasi Tanya Dokter KlikDokter.com.           

Gangguan bipolar, atau gangguan manik-depresif, merupakan gangguan jiwa yang cukup berat dan sering ditemui. Gangguan bipolar ditandai dengan periode depresi yang dalam dan berkepanjangan, bergantian dengan periode mood iritabel dan aktif yang berlebih atau disebut mania.

Episode manik ditandai dengan setidaknya 1 minggu gangguan mood, dengan minimal 3 kriteria di bawah:

- perasaan superior atau grandiositas

- kurangnya kebutuhan untuk tidur

- berbicara berlebihan dan cenderung cepat

- lompatan ide atau pikiran

- perhatian yang mudah teralihkan

- peningkatan energi dan aktivitas 

- aktivitas berlebihan untuk menyenangkan diri sendiri dan kadang berisiko

Sementara episode hipomanik, ditandai dengan 3 gejala diatas selama 4 hari berturut-turut.

Episode depresi mayor dicirikan dengan minimal 5 gejala di bawah selama 2 minggu:

- depresi

- kurangya minat pada hampir semua aktivitas

- penurunan atau peningkatan berat badan signifikan akibat turun atau naiknya nafsu makan

- tidur berlebihan atau kurang

- retardasi psikomotor atau agitas

- kehilangan energi atau fatigue

- merasa tidak berharga atau rasa bersalah yang berlebihan

- penurunan konsentrasi atau ketidakmampuan membuat keputusan

- rencana atau berusaha melakukan tindakan bunuh diri

Bagaimana mendiagnosis gangguan bipolar? Dibutuhkan pemeriksaan oleh dokter spesialis jiwa dengan pemeriksaan status mental serta penilaian berikut:

Penampilan, mood, isi pikiran persepsi, ide bunuh diri/menghancurkan diri sendiri, ide melakukan kejahatan/pembunuhan, penilaian/pandangan, kognitif, kesehatan fisik. Disertai pemeriksaan penunjang seperti lab.

Tata laksana penyakit bipolar terkait dengan episode yang dialami (depresi atau mania), keparahan fase tersebut, dan umumnya terdiri atas kombinasi dari psikoterapi dan obat-obatan.

Penyakit ini diketahui disebabkan oleh faktor genetik, dan lingkungan. Untuk menghindari penyakit terebut, perlu diketahui riwayat di keluarga terhadap penyakit mental, dan menghindari stres. Untuk tata laksana lebih lanjut terhadap penyakit ini, dibutuhkan konsultasi dengan dokter spesialis jiwa atau psikiater.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat (KM)

Salam,   

    0 Komentar

    Belum ada komentar