Sukses

Mual dan Malas Makan Pada Kehamilan
30 Jan 2016, 12:22 WIB
Wanita, 1990 tahun.

saya mau tanya dok, saya sudah hamil 14 minggu kenapa saya masih mual dan masih males makan apa-apa. apa solusinya dok

dr. Citra Roseno

Dijawab Oleh:

dr. Citra Roseno

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami memahami kekhawatiran Anda. Mual selama kehamilan terutama trimester pertama adalah wajar dialami akibat perubahan hormonal yang terjadi pada ibu hamil. Umumnya mual dan muntah terjadi pada pagi hari sehingga sering dikenal dengan morning sickness. Hal ini juga yang menyebabkan nafsu makan Ibu menurun. Namun tidak tertutup kemungkinan mual  dirasakan  hingga trimester kedua, karena perubahan hormonal yang terjadi dapat berbeda antar individu. Sebagian besar wanita hamil merasakan gejala mual dan muntah selama kehamilan sampai dengan usia kehamilan 12 minggu. Namun 20% wanita hamil merasakan keluhan tersebut sampai dengan usia akhir kehamilan.  Jadi, keluhan mual yang Anda rasakan sekarang masih termasuk wajar, asalkan Anda masih bisa makan dan tidak muntah terus menerus (hiperemesis gravidarum).

Keadaan ini tidak berpengaruh ke janin jika asupan gizi Ibu terpenuhi. Bagaimanapun sulitnya, Ibu harus tetap makan demi kesehatan Anda dan janin dalam kandungan. Hal ini penting untuk pertumbuahan dan perkembangan janin Ibu. Beberapa tips yang dapat Ibu terapkan antara lain adalah:

  • Mulailah dengan konsumsi makanan cair, kemudian meningkat menjadi makanan padat porsi kecil yang kaya akan karbohidrat (makan sedikit-sedikit).
  • Bila muntah adalah masalah di pagi hari, makan makanan kering seperti sereal, roti, atau biskuit sebelum bangun dari tempat tidur di pagi hari, atau coba makan makanan ringan tinggi protein seperti keju sebelum pergi tidur (protein membutuhkan waktu lama untuk dicerna)
  • Ubah pola makan menjadi lebih sering dengan porsi kecil. Makan makanan ringan setiap 2-3 jam lebih baik dari 3 kali makan besar. Makan secara perlahan dan kunyah makanan secara sempurna
  • Makan makanan yang mengandung banyak cairan. Hindari jumlah besar konsumsi cairan dalam satu waktu. Coba minuman yang dingin, jus buah seperti apel atau anggur
  • Hindari makanan pedas, gorengan, atau yang terlalu berminyak
  • Bila terganggu dengan bau menyengat, makan makanan dingin pada temperatur ruang dan hindari bau yang mengganggu
  • Konsumsi vitamin B1, B6, vitamin C, kalium, asam folat, atau suplemen khusus ibu hami
  • Hindari makan 1 jam sebelum tidur
  • Hubungi dokter bila muntah terjadi terus-menerus sehingga makanan atau minuman tidak dapat masuk. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi (kekurangan cairan) dan harus diterapi sesegera mungkin

Yang membahayakan adalah apabila Ibu mengalami suatu keadaan yang disebut hiperemesis gravidarum. Hiperemesis gravidarum sendiri adalah mual dan muntah hebat dalam masa kehamilan yang dapat menyebabkan kekurangan cairan, penurunan berat badan, atau gangguan elektrolit sehingga mengganggu aktivitas sehari-hari dan membahayakan janin di dalam kandungan. Pada umumnya HG terjadi pada minggu ke 6 - 12 masa kehamilan, yang dapat berlanjut sampai minggu  ke 16 – 20 masa kehamilan.

Cobalah langkah-langkah yang tertulis di atas. Jika tidak membantu, sebaiknya Ibu berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk mendapatkan obat yang dapat mengurangi keluhan mual.

Berikut kami sertakan artikel untuk melengkapi informasi Anda:

?Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar