Sukses

Nyeri Haid

29 Jan 2016, 19:19 WIB
Wanita, 23 tahun.

Selamat malam dok saya ingin tanya, semenjak umur saya menginjak 20 tahun ke atas setiap kali saya haid tepatnya dihari ketiga,di satu waktu entah pagi atau malam (biasanya pagi) perut saya mulas sekali seperti ingin pup tapi dibarengi rasa perih dan seperti ada yg jatoh di perut bawah saya (depan), terkadang timbul rasa mual dan keringat dingin berlangsungnya sekitar 5-10 menitan. Ternyata yang keluar itu adalah gumpalan kental seperti daging sebesar jari telunjuk kalo diliat seperti hati ayam dan berwarna merah pucat. Setelah itu keluar sudah saya tidak merasakan sakit lagi dan haid saya langsung sedikit/normal kembali. Saya mau tanya apakah normal? Bagaimana menghilangkan rasa sakit yg luar biasa itu dok? Terima kasih atas jawabannya.

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.com

Nyeri dan keram di area perut bawah dan pinggul pada saat mendekati masa haid, merupakan gejala yang sering dialami oleh wanita. Dismenorea atau nyeri haid biasanya dialami pada wanita usia muda. Nyeri ini diakibatkan karena adanya kontraksi dinding uterus yang biasanya di dominasi di area perut bagian bawah yang menjalar hingga ke pinggang, punggung bagian belakang, sampai ke area paha.

Rasa sakit ini biasanya dirasakan pada hari ke-1 hingga hari ke-3 dari siklus menstruasi. Rasa nyeri yang diarasakan oleh setiap wanita berbeda beda, dapat berupa nyeri ringan maupun berat hingga mengganggu aktivitas sehari hari. Jika nyeri yang dirasakan sangat berat dan mengganggu aktivitas sehari hari dikenal dengan nama dismenorea. Terdapat dua jenis dismenore, yaitu :

  • Dismenorea primer : dismenore tipe ini timbul sejak haid pertama dan akan pulih sendiri dengan berjalannya waktu dengan lebih stabilnya hormon tubuh . Nyeri haid ini adalah normal, dan tidak membahayakan kesehatan. Dismenorea ini terjadi murni karena kontraksi otot rahim saat menstruasi akibat dari hormon prostaglandin
  • Dismenorea sekunder : biasanya baru timbul di kemudian hari setelah menstruasi pertama. Berlangsung lebih dari 3 hingga 4 hari dan disertai mual, muntah atau bahkan diare. Dismenore ini dapat disebabkan oleh beberapa panyakit/kelainan penyebab, antara lain : kelainan atau penyakit seperti infeksi rahim, kista atau polip, tumor sekitar kandungan,dll.

Apabila dismenorea yang dirasakan adalah dismenorea primer seperti yang Anda keluhkan maka tidak akan ada masalah. Apakah keluhan nyeri haid ini sudah lama terjadi atau baru dirasakan akhir-akhir ini?

Beberapa penyakit yang dapat menimbulkan keluhan nyeri haid diantaranya:

  1. Endometriosis: Endometriosis adalah pertumbuhan  kelenjar endometrium dan stroma yang berasal dari rahim.  Pada endometriosis, lapisan yang menyerupai endometrium tumbuh dan ditemukan di luar rahim, berespon terhadap siklus menstruasi, namun lapisan endometrium yang berada di luar rahim tidak memiliki jalan keluar untuk perdarahan yang dialaminya setiap bulan sehingga lapisan disekitarnya akan meradang dan membengkak sehingga menimbulkan nyeri haid yang hebat.
  1. Penyakit Radang Panggul: infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang dimulai dari uterus dan dapat menyebar ke organ reproduksi lainnya.
  1. Stenosis Serviks: penyempitan leher rahim. Gangguan ini sering disebabkan oleh adanya jaringan parut.
  1. Tumor (fibroids): perkembangbiakkan dari dinding dalam uterus

Jika nyeri haid timbul lebih lama dari 2-3 hari dan terasa sangat berat hingga mengganggu aktivitas sehari-hari, apalagi sampai muncul keluhan mual, muntah, pingsan, Anda patut mencurigai adanya penyakit yang mendasari. Endometriosis adalah penyebab tersering keluhan nyeri haid hebat pada wanita. Diperlukan pemeriksaan USG untuk melihat apakah ada kelainan pada rahim. Sebaiknya Anda segera memeriksakan ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Untuk sementara Anda dapat mengkonsumsi obat anti nyeri seperti asam mefenamat atau natrium diklofenak.

Nyeri Haid Lebih Dari 3 hari Waspadai Penyakit Lain

Bebas Nyeri Haid 

Normalkah Nyeri Haid?

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat. 

Salam,

Tim Redaksi KlikDokter

0 Komentar

Belum ada komentar