Sukses

Hilang Nafas Saat Tidur

25 Jan 2016, 15:53 WIB
Pria, 43 tahun.

Selamat siang , Istri saya sering hilang napas pada saat tidur malam, saya mau bertanya penyakit apa ini dan bagaimana pencegahannya ? Kalaupun harus berobat ke dokter sebaiknya saya ke dokter specialis apa ? sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda. Berdasarkan keluhan istri Anda, istri Anda bisa jadi mengalami OSA. 

Sumbatan jalan napas saat tidur dikenal dengan OSA (Obstructive Sleep Apnea). Adapun sumbatan jalan napas dapat terjadi pada beberapa keadaan berikut:

  • Lemahnya otot di saluran pernapasan yang menyebabkan saluran pernapasan menutup ketika tidur (karena merokok)

  • Gangguan posisi rahang yang dapat disebabkan oleh otot yang tegang

  • Obesitas yang menyebabkan deposit lemak di sekitar saluran napas dan leher yang pendek

  • Sumbatan mekanik di saluran napas, seperti amandel, kelenjar adenoid

Gejala Pasien OSA adalah;

  • Mengorok saat tidur

Salah satu keluhan yang dialami pasien OSA adalah mengorok. Pasien mengorok yang diakibatkan sumbatan jalan nafas sehingga aliran udara yang masuk menyebabkan getaran suara.

  • Ngantuk siang hari

Selain itu, pasien juga mengeluh ngantuk saat siang hari, terlepas dari durasi tidur yang sudah cukup. Hal ini diakibatkan karena periode tidur yang terputus-putus akibat periode apnea. Kandungan oksigen darah juga dapat menurun akibat sumbatan jalan nafas yang dialami oleh penderita OSA.

  • Gejala lainnya seperti: cemas, depresi, dan peningkatan tekanan darah.

Penderita OSA dapat mengalami pemeriksaan yang lengkap di laboratorium tidur. Dalam laboratorium ini seorang penderita OSA akan dipantau derajat keparahan OSA yang dialami. 

Selain itu, perawatan lain yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan Continuous Positive Airway Pressure (CPAP), alat ini meniupkan tekanan positif ke dalam saluran pernapasan pasien sehingga saluran pernapasan tetap terbuka.

Terapi OSA ditujukan untuk mengatasi henti napas sehingga tetap menjaga kualitas hidup pasien. Selain itu, dengan terapi dini maka berbagai komplikasi OSA juga dapat dihindari.

Anda dapat mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam untuk pemeriksaan lengkap dan penanganan yang optimal. Semoga keluhan istri Anda segera teratasi.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar