Sukses

Badan Bayi Hangat Setelah Pemakaian Earplug

20 Jan 2016, 11:19 WIB
Wanita, 30 tahun.

Selamat Siang Dokter, Putri saya, 11 bulan , kemarin saya ajak travelling dengan naik pesawat tapi tidak menggunakan Ear Plug (karena anak saya tidak betah dan sering melepaskan ear plug tsb) Selama perjalanan udara, putri saya tidak rewel atau nangis, namun sehari setelahnya badannya jadi hangat, apakah ada efeknya tidak menggunakan ear plug pada bayi? adakah bahaya yang muncul dikemudian hari. Mohon jawabannya dokter. terimakasih

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kami sangat senang karena Anda mempercayakan layanan konsultasi kami untuk membantu mengatasi masalah kesehatan Anda dan keluarga. Demam pada anak disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya adalah kekurangan cairan (dehidrasi), kurang istirahat atau metabolisme tubuh menjadi meningkat, dan infeksi. Pada anak karena sistem kekebalan tubuh yang masih berkembang, seringkali terkena infeksi dan mengalami demam. Infeksi sendiri dapat disebabkan oleh berbagai mikroorganisme seperti viral, bacterial, dan lainnya.  Penggunaan ear plug tidak akan membuat badan anak menjadi hangat. Ear plug yang hanya digunakan dalam jangka waktu sebentar misalnya sewaktu bepergian tidak akan memberikan efek samping atau berbahaya bagi bayi Anda. 

Pada infeksi viral, diharapkan tubuh dapat menghasilkan antibodi tertentu sesuai dengan infeksinya dan sembuh sendiri. Beberapa infeksi yang sering di Indonesia adalah Demam berdarah dan Demam thypoid, dimana kedua penyakit ini baru bermanifestasi setelah beberapa hari. Pada kasus anak ibu, karena demam yang diderita baru satu hari maka yang perlu diperhatikan adalah asupan cairan anak dan menurunkan demam anak.

Mengatasi demam dapat dengan cara :

  • istirahatkan anak

  • berikan anak minum yg banyak

  • kompres dahi, leher, dada, ketiak anak dengan air hangat  untuk menurunkan demam

  • pakaikan anak baju yang tipis

  • berikan obat penurun demam (parasetamol) 6x/hari sesuai dosis untuk membantu menurunkan demam (suhu > 37,5 derajat C)

Yang perlu diwaspadai apabila terjadi demam pada anak adalah kemungkinan timbulnya kejang. Kejang Demam dapat terjadi pada mereka yang memiliki genetik atau keturunan kejang ketika kecil dan suhu  demam yang terlampau tinggi. Hal ini dapat dicegah dengan hal-hal yang kami sebutkan di atas. Namun karena demam yang terjadi pada anak anda telah melebihi 3 hari, maka kami anjurkan anda untuk mengunjungi dokter spesialis anak untuk mencari penyebanya.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan, semoga informasi ini bermanfaat.

Salam,

    0 Komentar

    Belum ada komentar