Sukses

Keputihan pada Ibu Hamil
20 Jan 2016, 10:59 WIB
Wanita, 21 tahun.

Dok, saya mau bertanya. kalau masalah keputihan itu katanya untuk ibu hamil tidak masalah ya? keputihan yang baik itu yg tidak bewarna kan ya dok? kalau misalnya dia ada bercak gitu donk, bagaimana? selama ini sih saya sll pakai pantyliner. soalnya kalau tidak pakai,makin menjadi. saya harus bagaimana ya dok? saya takut. terimakasih.

dr. Nadia Octavia

Dijawab Oleh:

dr. Nadia Octavia

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi KlikDokter.

Kami ucapkan selamat atas kehamilan Anda dan semoga kehamilan dan proses persalinan berjalan lancar, Ibu dan bayi sehat selalu. Nampaknya yang Ibu alami adalah keputihan pada masa kehamilan yang memang dapat menyebabkan gatal pada daerah kemaluan.

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina. Keputihan dapat timbul dari berbagai keadaan, yaitu secara normal/fisiologis dan secara patologis. Keputihan fisiologis adalah keputihan yang normal terjadi akibat perubahan hormonal, seperti saat menstruasi, stres, kehamilan, dan pemakaian kontrasepsi. Sedangkan keputihan patologis adalah keputihan yang timbul akibat kondisi medis tertentu dengan penyebab tersering adalah akibat infeksi parasit/jamur/bakteri.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

 

Ketika cairan yang keluar dari vagina sudah mengalami perubahan warna (menjadi putih susu, keabuan, hingga kehijauan), berbau, banyak dan disertai keluhan lain (seperti gatal, panas, dll) menunjukkan bahwa telah terjadi keputihan abnormal yang umumnya disebabkan karena infeksi pada saluran reproduksi oleh berbagai kuman, jamur ataupun parasit.

 

 

Jika keputihan termasuk keputihan abnormal maka perlu diobati karena dapat menyebabkan penyebaran infeksi ke organ dalam dan sebaiknya menghindari hubungan seksual terlebih dahulu. Jika keputihan yang dialami adalah keputihan yang normal, maka yang perlu dilakukan adalah menjaga kebersihan daerah vagina, yaitu:

  • Sering mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab

  • Menghindari penggunaan celana ketat yang terbuat dari bahan yang tidak menyerap keringat

  • Apabila ingin menggunakan panty liner pilihlah yang tidak mengandung pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4-6 jam

  • Menghindari penggunaan produk pembersih kemaluan yang dapat menyebabkan perubahan keasaman dan keseimbangan bakteri dalam liang kemaluan ibu

  • Bila hendak membilas setelah buang air kecil, lakukanlah dengan arah dari depan ke belakang menggunakan handuk.

Jika keputihan yang dialami merupakan keputihan abnormal yang disebabkan oleh infeksi maka memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Pengobatan yang tidak tepat guna ataupun tidak tepat dosis alih-alih mengobati justru dapat menimbulkan kekebalan kuman penyebabnya. Untuk itu, kami sarankan Anda mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan Anda segera untuk diagnosis dan tatalaksana. Keputihan ini perlu segera ditangani agar kehamilan Anda tidak terganggu.

Kami sertakan artikel:

5 Penyebab Keputihan pada Wanita

9 Tips Menjaga Kesehatan Vagina

Demikian jawaban yang kami dapat berikan, semoga bermanfaat.  

Salam,

0 Komentar

Belum ada komentar